Breaking News:

Tol Tebing-Siantar Ditarget Tuntas Akhir Tahun, Ruas Jalan Menuju Parapat Belum Mulai Dikerjakan

Pembangunan jalan tol yang menyambungkan Kota Tebingtinggi menuju Kota Pematangsiantar melesat dari target awal, yaitu selesai pada awal tahun 2021.

Penulis: Mustaqim Indra Jaya | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN
Sejumlah penari membawakan tarian membawakan tarian Tor-Tor saat peresmian jalan tol Medan-Binjai Seksi I (Tanjung Mulia-Marelan-Helvetia), di Medan, Sumatera Utara, Kamis (11/3/2021).TRIBUN MEDAN/RISKI CAHYADI 

MEDAN-TRIBUN.com, MEDAN - Pembangunan jalan tol yang menyambungkan Kota Tebingtinggi menuju Kota Pematangsiantar melesat dari target awal, yaitu selesai pada awal tahun 2021.

Jalan tol ini nantinya akan menyambung hingga menuju Parapat. Adapun untuk seksi 1-4 Kuala Tanjung-Pematangsiantar yang merupakan bagian dari ruas tol Kuala Tanjung-Tebingtinggi-Parapat itu, yakni Seksi 1 Tebingtinggi-Indrapura (20,40 km), Seksi 2 Indrapura-Kuala Tanjung (18,05 km), Seksi 3 Tebingtinggi-Serbelawan (30 km), Seksi 4 Serbelawan-Pematangsiantar (28 km), ditargetkan tuntas pada akhir tahun 2021.

Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, Pembangunan, Aset, dan SDA Pemprov Sumut, Agus Tripriyono menyebutkan, awalnya ruas jalan tol Tebing-Siantar diprediksi beroperasi pada awal tahun 2021.

"Awalnya (beroperasi) di awal tahun. Tapi pendanaannya sekarang, kalau dulu masih bisa dana talangan, sekarang ditangani langsung oleh LMAN (Lembaga Manajemen Aset Negara). Pembayaran langsung oleh LMAN. Sekarang dikerjakan yaitu junction-nya sedang dituntaskan, karena di situ sudah rigid/fisik sudah jalan," jelas Agus, Selasa (6/7/2021).

Sementara, untuk ruas jalan tol menuju Parapat, Agus mengungkapkan akan tetap dikerjakan. Namun, belum diketahui jadwal mulai pengerjaannya.

Menurut Agus, perkembangan rencana pembangunan jalan tol menuju Parapat hingga kini sudah melewati tahap identifikasi. Sedangkan tahap pembebasan dan pembayaran lahan belum tuntas.

Adapun jalan tol menuju Parapat, merupakan lanjutan dari ruas tol Kuala Tanjung-Tebingtinggi-Parapat 96,5 km, yakni Seksi 5 Pematangsiantar-Saribudolok (22,30 km), Seksi 6 Saribudolok-Parapat (16,70 km).

"Pembayaran lahan belum, masih fokus di Siantar," ujar Agus.

Di samping ruas jalan tol tersebut, saat ini juga sedang berjalan progres pengerjaan ruas tol Binjai-Langsa dan ruas tol Tebingtinggi-Rantauprapat. Kata Agus, pengerjaan konstruksinya akan berjalan seiring dengan pembebasan lahan.

Dan diharapkan sebelum akhir tahun 2021, seksi tol Binjai-Stabat yang merupakan bagian dari ruas tol Binjai-Langsa, sudah dapat beroperasi. 

Ia pun menyebutkan, beroperasinya sejumlah ruas jalan tol berdampak positif bagi Sumut. Beroperasi ruas jalan tol hingga menuju Tebingtinggi dan Tanjungmulia-Binjai menjadikan percepatan arus ekonomi, barang dan transportasi di Sumut menjadi lebih baik.

"Ini masuk Tol Trans Sumatera. Pekanbaru-Dumai sudah selesai. Dumai batas Sumut lagi dikerjakan. Diharapkan 2024 terkoneksi Trans Sumatera. Kalau dari Palembang-Lampung sudah tersambung. Palembang-Jambi sedang dikerjakan," pungkasnya. (ind/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved