Polisi Injak injak Pendemo
Mabes Polri Angkat Bicara Soal Rekaman Diduga Polisi di Nias Selatan Injak-injak Pendemo
Rekaman sejumlah pria diduga polisi menginjak-injak pendemo viral di media sosial (medsos) hingga dikomentari Mabes Polri
Penulis: Victory Arrival Hutauruk | Editor: Array A Argus
TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN-Mabes Polri angkat bicara terkait rekaman diduga polisi di Nias Selatan injak-injak pendemo.
Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan kasus ini sebaiknya ditanyakan pada Bid Propam Polres Nias.
Sebab, yang punya kewenangan dalam menangani dugaan pelanggaran ini adalah Bid Propam Polres Nias.
Baca juga: Nasib Kompol Ziadi Zaid, Oknum Polisi Nyambi Kurir Sabu, Masih Beruntung Lolos Hukuman Mati
"Silakan konfirmasi dengan Propam Polresnya ya," kata Ramadhan, Rabu (7/7/2021).
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Nias Selatan AKP Iskandar Ginting mengatakan kasus ini masih dalam proses penyelidikan.
Dia pun meminta awak media menanyakan langsung masalah ini pada pejabat kehumasan Polres Nias Selatan.
"Koordinasi ke humas ya pak," kata Ginting.
Baca juga: Polda Sumut Tangkap 11 Oknum Polisi Terlibat Peredaran Narkoba, Kapolda: Akan Ditindak Tegas
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi ketika ditanya soal masalah ini awalnya mengaku akan mengecek lebih lanjut kabar dan video yang beredar.
Setelah dicek, Hadi mengatakan bahwa tindakan sekelompok orang diduga polisi yang menginjak-injak pendemo di Nias Selatan bagian dari upaya mengamankan provokator.
"Bukan kekerasan, tapi anggota yang bertugas pengamanan mengamankan oknum mahasiswa yang memprovokasi. Unjuk rasa damai," pungkasnya.
Baca juga: Oknum Polisi di Polres Pelabuhan Belawan Aipda Roni Syahputra Terancam Hukuman Mati
Adapun video yang beredar di media sosial awalnya menunjukkan aksi sekelompok mahasiswa dari kampus STIH, STKIP dan STIE Nias Selatan.
Mahasiswa demo di depan gedung DPRD Nias Selatan pada Senin (5/7/2021) lalu menuntut pembebasan uang kuliah.
Saat aksi berlangsung, sejumlah polisi mengamankan oknum mahasiswa dengan cara dipiting dan diseret.
Dalam rekaman video yang beredar tampak pula ada mahasiswa yang ditendak dan diinjak-injak.
"Siapakah yang temperamental itu...? Mahasiswa dan polri sama sama capek dan lelah, tapi pengayom kok begitu...?," tulis akun GFacebook @Julius Amrin Duha pada Selasa (6/7/2021).(vic/tribunmedan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/polisi-di-nias-selatan-injak-injak-pendemo.jpg)