Breaking News:

Polisi Tendang Demonstran di DPRD Nisel, Kapolres Minta Maaf

Kapolres AKBP Reinhard H Nainggolan meminta maaf atas perbuatan anak buahnya ynga menendang mahasiswa saat berunjuk rasa di depan Kantor DPRD.

Penulis: Victory Arrival Hutauruk | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/HO
AROGANSI POLISI - Tangkapan layar seorang petugas polisi menendang mahasiswa saat dibawa masuk ke dalam Kantor DPRD Nias Selatan yang berlangsung, Senin (5/7/2021) lalu. (TRIBUN MEDAN/HO) 

TRIBUNMEDAN.com, MEDAN - Kapolres AKBP Reinhard H Nainggolan meminta maaf atas perbuatan anak buahnya ynga menendang mahasiswa saat berunjuk rasa di depan Kantor DPRD Nias Selatan yang berlangsung, Senin (5/7/2021) lalu.

Melalui video 1.54 detik, Kapolres bersama Propam Polda Sumut meminta maaf atas tindakan bawahannya saat melakukan PAM demo di DPRD Nias Selatan. 

"Terimakasih atas kesempatan yang diberikan. Tadi kami bersama-sama dari tim Polda Sumut dan juga tokoh masyarakat bapak Dandim yang diwakili oleh Danramil, bapak kepala desa, perwakilan dari pemerintah daerah dan juga dinas pendidikan Nias Selatan bersama adik-adik kami dari mahasiswa. Sudah melaksanakan pertemuan dan juga kordinasi. Pada intinya kami memohon maaf atas tindakan anggota kami pada saat penanganan aksi damai di depan gedung DPRD Nias Selatan," bebernya, Rabu (7/7/2021).

AKBP Reinhard menegaskan akan menindak tegas oknum polisi yang melakuan aksi pemukulan dan penendangan terhadap mahasiswa. 

"Komitmen kami dari Polres Nias Selatan, kami akan menindak tegas pelaku-pelaku ataupun oknum yang melanggar kode etik profesi Polri ataupun disiplin anggota Polri," bebernya. 

Ia mengakui akan diawasi secara internal dari Tim Polda Sumut, baik Irwasda maupun dari Bid Propam Polda Sumut

"Dan dalam hal ini, Bapak Kapolda Sumut mengawasi dan langsung menurunkan tim untuk segera meredam situasi yang ada," bebernya.

Terakhir Nainggolan meminta agar tetap terjalin suasana aman dan kondusif di Nias Selatan. 

"Kami berharap, kami bersama-sama disini Forkopimda dan juga adik-adik mahasiswa kami sepakat untuk menjaga Nias Selatan dan menciptakan suasana aman dan damai di Kabupaten Nias Selatan Ya’ahowu," pungkasnya.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi juga menegaskan apabila ditemukan unsur kekerasan dalam pengamanan akan segera diselidiki. 

"Kita selidiki, jika ada unsur kekerasan dalam pengamanan unjuk rasa itu ada mekanisme internal yang akan kita lakukan," pungkasnya. (vic/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved