Breaking News:

Kedai Tok Awang

Takdir Tuhan dan Dua Cocokologi

SETELAH kekalahan di pertandingan pertama dan kedua babak grup, hampir-hampir tidak ada yang mengira Denmark akan “hidup” sebegini lama di Euro 2020.

Penulis: T. Agus Khaidir | Editor: Randy P.F Hutagaol
AFP PHOTO/ALBERTO LINGRIA
PELATIH Tim Nasional Inggris Gareth Southgate (kanan) menyalami pemainnya yang juga kapten tim Harry Kane usai laga kontra Ukraina di Olympic Stadium, Roma, Italia, 3 Juli 2021. Inggris akan berhadapan dengan Denmark di Semi Final Euro 2020 dinihari nanti. (AFP PHOTO/ALBERTO LINGRIA) 

SETELAH kekalahan di pertandingan pertama dan kedua babak grup, hampir-hampir tidak ada yang mengira Denmark akan “hidup” sebegini lama di Euro 2020.

Kekalahan pertama itu demikian memukul.

Bukan sekadar kalah.

PIALA EROPA 2020 - Inggris vs Denmark
PIALA EROPA 2020 - Inggris vs Denmark (TRIBUN MEDAN/IST)

Di laga itu, mereka juga kehilangan seorang pemain penting, Christian Eriksen.

Bahkan nyaris kehilangan untuk selamanya.

Eriksen jatuh di lapangan, mengalami gagal jantung.

Satu momentum mencekam yang hampir merenggut nyawanya.

Kekalahan kedua tidak kalah menyesakkan.

Digadang sebagai titik balik; Denmark terlecut oleh semangat yang ditiupkan Eriksen dari bilik rumah sakit, Denmark justru makin tenggelam.

Semangat mereka ternyata belum kembali.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved