3 Kue Tradisional Yang Masih Eksis di Medan hingga Saat Ini, Ada Yang Sempat Viral

Makanan yang rasanya manis ini dianggap spesial karena kerap dihidangkan pada acara-acara tertentu.

Tayang:
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/ANIL
Kue Putu salah satu makanan khas Indonesia 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kue tradisional masih menjadi makanan yang banyak diminati hingga sekarang.

Bahkan makanan yang rasanya manis ini dianggap spesial karena kerap dihidangkan pada acara-acara tertentu.

Baca juga: Ayah Rizky Billar Angkat Bicara perihal Kabar Unfollow Putranya, Daniel: Nunggu Dia Pulang Lah

1. Kue Klepon

Kue Klepon
Kue Klepon (HO)

Salah satu jenis jajanan tradisional yang masih banyak peminatnya ialah klepon.
Kue berwarna hijau ini berasal dari warna alami daun pandan atau tambahan pewarna makanan.

Jajanan pasar ini terbuat dari adonan tepung beras yang  dibulatkan lalu diisi dengan gula merah,  setelah itu adonan direbus atau dikukus, dan ditaburi kelapa parut.

Untuk mendapatkan kue ini cukup mudah, yakni cukup mencari pedagang martabak di pinggir jalan. Biasanya kue ini dipajang menggunakan rak kaca alumunium dengan lampu terang.

Baca juga: UERO 2020 - Harry Kane Samai 2 Rekor Top Scorer Piala Dunia 1986, Kini Butuh 2 Gol Lagi Geser CR7

2. Kue Putu

Kue Putu salah satu makanan khas Indonesia
Kue Putu salah satu makanan khas Indonesia (TRIBUN MEDAN/ANIL)

Kue putu termasuk makanan tradisional yang masih eksis. Orang-orang menyebutnya kue putu bambu karena proses pengolahannya menggunakan bambu yang diisi tepung dan juga gula merah.

Cara menjajakannya pun terbilang unik. Para pedagang biasanya berkeliling ke rumah-rumah sambil membunyikan suara uap seperti sirine.

Untuk mendapatkan kue ini pun sangat mudah. Biasanya kue ini dijual saat matahari terbenam sampai malam dibarengi dengan martabak manis.

Baca juga: Sinar Laser dan 2 Bola di Lapangan, Kejanggalan yang Warnai Kemenangan Timnas Inggris Atas Denmark

3. Kue Lupis

Lupis Medan
Lupis Medan (Tribun-Medan.com/Aqmarul Akhyar)

Salah satu jajanan pasar ini masih sangat mudah ditemukan. Biasanya makanan ini dijual pagi hari oleh pedagang sarapan pagi dibarengi lontong ataupun nasi lemak.

Kue ini benar-benar menggoda apalagi ketika saus gula merah cair yang melimpah membasahi kue berbentuk segitiga yang telah ditaburi parutan kelapa. Apalagi cara penyajiannya pun masih khas menggunakan daun pisang yang dilipat menggunakan lidi ataupun tusuk gigi.

Cara pembuatan kue ini cukup mudah. Terbuat dari beras ketan, daun pisang, kelapa, dan gula merah.

(cr25/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved