Breaking News:

Bupati Samosir Keluarkan Aturan Pesta Adat Terbaru Menyikapi Lonjakan Kasus Covid 19

Bupati Samosir Vandiko Gultom melayangkan surat edaran tentang pelaksanaan adat istiadat atau pesta adat di Kabupaten Samosir, Rabu (7/7/2021).

Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/HO
Bupati Samosir Vandiko Gultom mengeluarkan aturan terbaru tentang penyelenggaraan pesta adat pada masa pandemi Covid-19 di Kabupaten Samosir. 

TRIBUN-MEDAN.com, SAMOSIR - Bupati Samosir Vandiko Gultom melayangkan surat edaran tentang pelaksanaan adat istiadat atau pesta adat di Kabupaten Samosir, Rabu (7/7/2021).

Aturan ini berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 16 Tahun 2021 pada Senin (5/7/2021) tentang perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro dan mengoptimalkan posko penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan.

Dalam surat edaran itu, Bupati Samosir menyatakan karena memperhatikan lonjakan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Samosir hingga saat ini masih terus meningkat, maka acara adat atau pesta adat atau yang berpotensi mengundang kerumunan ditiadakan. Pemda hanya diperbolehkan melaksanakan acara pemberkatan di gereja atau tempat ibadah dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Kedua, untuk acara adat kematian hanya diperbolehkan paling lama dua malam dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Ketiga, jenazah yang dibawa dari luar Kabupaten Samosir tidak diperbolehkan diinapkan dan harus dikebumikan pada hari itu juga dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Keempat, Surat Edaran berlaku sejak tanggal 7 Juli 2021 sampai dengan 20 Juli 2021 dan dapat ditinjau kembali sesuai dengan kondisi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Samosir. (cr3/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved