Breaking News:

Kasus Covid-19 di Toba Terus Meningkat, Bupati Singgung Soal Sopir dari Luar Toba dan Acara Ibadah

Terkait pertambahan jumlah kasus ini, ia juga menyinggung soal para sopir PT TPL yang hilir mudik dari kawasan luar Toba menuju Toba.

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/ MAURITS PARDOSI
Bupati Toba Poltak Sitorus bersama dengan Sekdakab Toba Audi Murphy Sitorus usai gelar rapat Forkopimda Toba pada Selasa (6/7/2021)  

TRIBUN-MEDAN.com, TOBA - Bupati Toba Poltak Sitorus menyampaikan secara tegas bahwa jumlah kasus Covid-19 di Toba menaik.

Hingga hari ini, Kamis (8/7/2021), jumlah yang terkonfirmasi positif Covid-19 menjadi 154 orang. Artinya, ada penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 32 kasus.

Terkait pertambahan jumlah kasus ini, ia juga menyinggung soal para sopir PT TPL yang hilir mudik dari kawasan luar Toba menuju Toba.

Ia menegaskan agar seluruh sopir yang datang dari luar Toba terlebih dahulu melakukan swab test.

"Para driver PT TPL yang membawa kayu dari luar Toba agar diswab test supaya jangan ada yang dari luar sana terbawa ke Toba ini," ujar Bupati Toba Poltak Sitorus pada Kamis (8/7/2021).

Selanjutnya, ia juga menjelaskan perihal berjalannya acara ibadat di Kabupaten Toba dengan memerhatikan protokol kesehatan (prokes) secara ketat.

Baca juga: Pembersih Wajah dengan Ekstrak Buah Naga yang Bisa Memperbaiki Kondisi Kulit

"Selama ini karena ada pertimbangan kita selama ini kasus-kasus di tempat ibadah sangat minim dan mereka terus mengikuti prokes. Setelah kami lihat dan kami evaluasi masih kami ijinkan," sambungnya.

Bila membandel atau tidak mengindahkan prokes, maka acara ibadat bisa saja dibubarkan oleh pihak Satgas Covid-19 Kabupaten Toba.

"Acara ibadat masih berjalan tapi bilamana prokes todak dijalankan di sana, Satgas tidak segan-segan nanti membubarkan," terangnya.

"Sekali lagi mohonlah ini dilaksanakan, jangan karena dikasih kelonggaran, lalu menjadi-jadi. Tadi sudah disampaikan jangan terlalu banyak jumlah ibadah. Satu dua kali ibadah, sudah cukup. Supaya nanti jangan timbul klaster baru," terangnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved