Breaking News:

Pemko Binjai Masih Godok Aturan Pelaksanaan Salat Idul Adha dengan Forkompinda

Pemerintah Kota Binjai masih menggodok petunjuk dan teknis, hingga tata cara dalam melaksanakan Salat Idul Adha 1442 Hijriah, 19 Juli – 20 Juli.

Penulis: Satia | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/HO
Ilustrasi Salat Idul Adha. 

TRIBUN MEDAN.com, BINJAI - Pemerintah Kota Binjai masih menggodok petunjuk dan teknis, hingga tata cara dalam melaksanakan Salat Idul Adha 1442 Hijriah, 19 Juli – 20 Juli.

Perihal ini dilakukan, lantaran penyebaran pandemi Covid-19 disebagian daerah masih tinggi. 

"Kita masih menggodok bagaimana itu nantinya kepada seluruh Forkompinda di Kota Binjai," kata Kepala Dinas Kesehatan, Sugianto melalui pesan singkat WhatsApp, Kamis (8/7/2021). 

Ia sendiri belum dapat memastikan, apakah salat akan dilaksanakan di lapangan terbuka, atau di masing-masing Masjid saja, dengan menerapkan protokol kesehatan. 

Untuk itulah, pihaknya masih menunggu keputusan bersama, bagaimana nantinya perihal tersebut dilakukan. 

Terpisah, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi kembali memperpanjang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro hingga 20 Juli 2021.

Sejauh ini ada, 10 kabupaten/kota yaitu Medan, Binjai, Tebingtinggi, Pematangsiantar, Kabupaten Deliserdang, Serdangbedagai, Simalungun, Langkat, Karo, Dairi, kini menjadi 12 ditambah Kota Padangsidempuan dan Sibolga.

Di antara belasan daerah itu, ada dua wilayah yang masuk kategori penyebaran level 4, yakni Kota Medan dan Sibolga.

Kota Medan dan Sibolga masuk kriteria level 4 karena ada lebih 30 orang per 100 ribu penduduk dalam satu minggu dirawat di Rumah Sakit (RS) karena Covid-19.

Untuk Kota Medan diminta melakukan  406 tes suspek Covid-19 per hari dan Sibolga 129 tes suspek Covid-19 per hari.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved