Breaking News:

Surat Pemkab Sergai Bikin Gelisah Pedagang Kaki Lima, Singgung Dukungan Darma Wijaya

Pemkab Sergai menerbitkan surat yang dikirim kepada seluruh pedagang kaki lima di Kecamatan Perbaungan

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN SIPAHUTAR
Pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Kenanga Perbaungan berkumpul karena saat ini mereka mendapatkan surat dari pihak kecamatan untuk membongkar lapak dagangannya sendiri, Kamis (8/7/2021).(TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN SIPAHUTAR) 

TRIBUN-MEDAN.COM,SERGAI-Surat Pemkab Sergai bikin gelisah pedagang kaki lima (PKL) yang membuka lapak di wilayah Kecamatan Perbaungan.

Pasalnya, surat yang disampaikan Pemkab Sergai melalui Kelurahan Simpang Tiga Pekan itu menyangkut larangan berjualan di tepi jalan.

Dalam surat tersebut PKL diberi waktyu 7x24 jam untuk membongkar sendiri lapaknya masing-masing. 

Baca juga: Pejabat Eselon II Ramai-ramai Minta Pindah Tugas Sejak Darma Wijaya Jadi Bupati Sergai

Jika surat itu tidak diindahkan, maka akan dilakukan pembongkaran paksa oleh Satpol PP Pemkab Sergai.

"Kalau kami digusur mau kemana kami cari makan lagi. Di sini nya tempat kami mencari makan selama ini," kata Nurjuhan alias Kak Jo, pedagang yang buka lapak di kawasan Simpang Tiga Pekan, Kamis (8/7/2021).

Informasi yang dikumpulkan, selain PKL di Jalan Kenanga, banyak lagi PKL di jalan lain di kawasan Perbaungan yang juga ikut mendapatkan surat pemberitahuan yang sama seperti di Jalan Deli, Jalan Mawar, bahkan depan Jalinsum depan Kantor Camat seperti pedagang depan lapangan Sergai Walk. 

Baca juga: Kades Pemalsu Ijazah Dibiarkan Masih Menjabat Oleh Bupati Sergai Meski Tengah Diadili

Karena terancam akan digusur, mereka pun sempat menyinggung soal Pilkada lalu. 

"Kami ini pemilih Darma Wijaya untuk jadi Bupati kemarin itu. Kenapa kami orang kecil dilakukan seperti ini," 

"Maunya mengayomi lah Bupati itu, rakyat jangan diresahkan dalam arti inikan menyangkut Hak Azasi Manusia (HAM)," 

"Di sini makan kami, enggak ada tempat kalau nggak di sini, mau kemana kami," ucap Samsul Bahri Gultom, pedagang Sergai Walk. 

Baca juga: Nelayan Sergai Resah, Nelayan Batubara Gunakan Pukat Trawl Saat Mencari Ikan

Kendati demikian, penertiban ini dilakukan dalam rangka penataan.

Selama ini kendaraan yang melintas di lokasi kesulitan lewat, lantara jalan semakin sempit.(dra/tribun-medan.com).

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved