Breaking News:

Kasihannya Ibu Ini, Niat Olahraga Pagi Malah Ditemukan tak Bernyawa di Sungai

Paraten Sitepu, wanita berusia 64 tahun ini ditemukan meninggal dunia di Sungai Batangkuis

Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Array A Argus
HO
Petugas Inafis Polresta Deliserdang saat memeriksa jenazah Paraten Sitepu, yang sebelumnya ditemukan mengambang di Sungai Batangkuis, Minggu (11/7/2021). Tidak jelas bagaimana korban bisa ditemukan tewas di sungai, padahal korban pagi hari pamit untuk olahraga.(HO) 

TRIBUN-MEDAN.COM,DELISERDANG-Paraten Sitepu, wanita berusia 64 tahun ini ditemukan tewas di Sungai Batangkuis, Minggu (11/7/2021).

Tidak jelas bagaimana korban bisa ditemukan meninggal dunia.

Padahal menurut informasi, pagi sebelum ditemukan tewas, warga Jalan Rahayu Tirta Kencana, Desa Sambirejo Timur, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang ini tengah berolahraga.

Pertama kali ditemukan, jasad Paraten Sitepu dalam posisi telungkup mengambang di Sungai Batangkuis sekira pukul 09.00 WIB.

Baca juga: WARGA Teman Pantai Ginting Heboh, Remaja 16 Tahun Hanyut dan Tewas di Sungai Sei Belumai

Melihat ada jenazah yang mengambang, warga di Dusun X, Desa Sena, Kecamatan Batangkuis, Kabupaten Deliserdang, persisnya di pangkalan angkuta kota (angkot) 09 langsung terjun ke sungai.

Warga kemudian mengeakuasi jenazah Paraten Sitepu dan menghubungi Kepala Dusun X Desa Sena, Samsudin.

"Setelah menerima laporan dari kadus tentang adanya penemuan jenazah, Tim Inafis Polresta Deliserdang langsung turun ke lokasi," kata Kanit Reskrim Polsek Batangkuis Iptu Arif Suhadi, Minggu sore.

Baca juga: Muhammad Nabili Zaki yang Hanyut di Sungai Belawan Ditemukan Tewas

Dia mengatakan, sembari melakukan pemeriksaan, polisi dan warga mencari keluarga korban.

Sekira pukul 11.00 WIB, keluarga korban, Pranoto Pandia tiba di lokasi.

Dari keterangan keluarga, Paraten Sitepu mengalami stroke.

Pagi hari sebelum hilang dan ditemukan tewas, korban pamit untuk olahraga. 

Baca juga: Keluarga Histeris Terima Jenazah Nabili yang Hanyut di Sungai Belawan

"Dugaan sementara korban meninggal dunia dua jam sebelum ditemukan," kata Arif.

Sayangnya, Arif tak menjelaskan lebih lanjut bagaimana korban bisa meninggal dunia di sungai.

Arif cuma mengatakan bahwa pihak keluarga telah membuat surat pernyataan tidak keberatan atas kejadian nahas ini.(cr23/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved