Breaking News:

Pelaksanaan PPKM Mikro

Wisatawan dari Medan Menuju Berastagi Diperkirakan Menurun 50 Persen, Ditengarai PPKM Mikro

Penurunan jumlah kendaraan yang datang dari Kota Medan ini, diperkirakan ada kaitannya dengan rencana PPKM darurat yang akan diberlakukan mulai besok.

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/MUHAMMAD NASRUL
PPKM MIKRO - Kanit Lantas Polsekta Berastagi Iptu P Hutahaean, mengatur arus lalulintas di seputar Tugu Perjuangan, Berastagi, Minggu (11/7/2021). (TRIBUN MEDAN/MUHAMMAD NASRUL) 

Jelang PPKM Darurat di Medan, Wisatawan Dari Medan Menuju Berastagi Diperkirakan Menurun 50 Persen

TRIBUN-MEDAN.com, KARO - Menjelang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat yang akan diterapkan di Kota Medan, Senin (12/7/2021) besok, saat ini terlihat mulai berdampak. Salah satu dampak yang terlihat, ialah adanya penurunan jumlah pengendara atau wisatawan dari Kota Medan menuju Berastagi.

Amatan Tribun-medan.com pada Minggu (11/7/2021), di seputar Berastagi tampak aktivitas wisata tergolong berbeda hari hari libur biasanya.

Pada satu hari sebelum penerapan PPKM darurat di Kota Medan ini, terlihat aktivitas wisata di Berastagi cenderung menurun.

Berdasarkan keterangan dari Kanit Lantas Polsekta Berastagi Iptu P Hutahaean, pada hari ini untuk arus lalu lintas terutama kendaraan yang datang dari Kota Medan cenderung berkurang dari akhir pekan biasanya.

Dirinya mengatakan, diperkirakan pengurangan kendaraan wisatawan yang datang dari Kota Medan ini sebesar kurang lebih 50 persen.

"Kalau kita lihat, hari ini kendaraan yang datang dari Medan cenderung menurun dari hari minggu biasanya. Kita perkirakan berkurangnya mencapai 50 persen," ujar Hutahaean, saat ditemui di kawasan Tugu Perjuangan, Berastagi.

Penurunan jumlah kendaraan yang datang dari Kota Medan ini, diperkirakan ada kaitannya dengan rencana PPKM darurat yang akan diberlakukan mulai besok.

Pasalnya, dari aturan PPKM darurat ini seluruh pintu masuk ke Kota Medan dari luar daerah akan ditutup.

Dengan kondisi ini, terlihat arus lalulintas di seputar Berastagi terlihat cukup lengang. Padahal, bisanya jika memasuki sore hari saat hari minggu arus lalulintas di Berastagi terlebih yang akan menuju Medan selalu padat oleh kendaraan wisatawan yang akan kembali ke Medan.

"Kita lihat, sudah sore seperti ini arus lalulintas masih cukup aman dan lancar. Biasanya kalau sore sudah pasti padat," ucapnya.

Diketahui, satu di antara pintu masuk ke Kota Medan yang ditutup ialah di persimpangan Tuntungan. Untuk kawasan ini, seperti diketahui berbatasan dengan Kabupaten Deliserdang yang juga menuju ke Kabupaten Karo.

Salah satu warga Medan Robert, mengungkapkan dirinya sebelumnya berencana untuk berwisata ke Berastagi. Namun, dikarenakan kabar penerapan PPKM darurat sudah mulai tersebar ia mengaku mengurungkan niatnya untuk berangkat.

"Ya daripada ambil risiko, mending ditunda dulu. Yang penting kita semua sehat dulu, dan lakukan yang terbaik," pungkasnya.

(cr4/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved