Breaking News:

Agenda Tertunda Akibat PPKM, Ketua Asosiasi Futsal Kota Sibolga Mengaku Tetap Optimis

Namun, mengingat angka persebaran Covid-19 di Sumut meningkat, dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diterapkan.

Penulis: Muhammad Ardiyansyah | Editor: Ayu Prasandi
HO
Pengurus AFK Sibolga saat beraudiensi ke Walikota Sibolga, Jamaluddin Pohan. Hal ini dilaksanakan untuk kordinasi dan perkenalan pengurus AFK Sibolga jelang pelantikan. Pertemuan ini dilaksanakan pada, Rabu (16/6/2021), di Kantor Walikota Sibolga. 

TRIBUN-MEDAN.com, SIBOLGA- Kepengurusan Asosiasi Futsal Kota (AFK), akhirnya terbentuk di Kota Sibolga. Keputusan itu keluar, setelah Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Sumatera Utara memberikan mandat pembentukan kepengurusan kepada Wahyu Aulia Siregar.

Jadwal pelantikan pun direncanakan digelar pada tanggal 9 Juli lalu, dengan rangkaian acara pelaksanaan turnamen futsal AFK Sibolga kolaborasi dengan Kopites Sibolga.

Namun, mengingat angka persebaran Covid-19 di Sumut meningkat, dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diterapkan, acara terpaksa ditunda.

Ketua terpilih AFK Sibolga, Wahyu Aulia Siregar mengaku, tetap optimis meski pelaksanaan pelantikan ditunda. Menurutnya, saat ini persoalan kesehatan masyarakat lebih penting dari pada kegiatan lain.

"Mengingat Covid-19 yang semakin susah dikendalikan akhir-akhir ini, tentunya kebijakan PPKM Mikro ini merupakan kebijakan yang wajib kita dukung," ujarnya saat dikonfirmasi Tribun Medan, Senin (12/7/2021).

Baca juga: Sudah Diancam Menko Luhut Pandjaitan, Masih Saja Ditemukan Penimbunan Obat Covid-19

Lanjutnya, penundaan kegiatan pelantikan AFK Sibolga beserta rangkaian acaranya, menunggu sampai kebijakan PPKM usai. Dijadwalkan, kebijakan itu akan berakhir di tanggal 20 Juli mendatang.

Apabila pemberlakuan kebijakan itu usai, Wahyu berharap, pelaksanaan pelantikan AFK Sibolga bisa dilaksanakan pada, Sabtu (24/7/2021) mendatang.

Akibat penundaan ini, nantinya Wahyu akan kembali berkoordinasi dengan pengurus AFP Sumut untuk mengatur ulang jadwal pelantikan.

"Akan kita komunikasikan dulu ke pengurus provinsi. Kita harus maklum, meski kerja-kerja kita di AFK Sibolga untuk memajukan futsal di Sibolga tertunda," ucapnya.

Sementara itu ketua panitia turnamen, Ridho Saputra Situmeang mengatakan, sudah mengumumkan penundaan kompetisi itu.

Baca juga: Petani Di Tapteng Ini Ditangkap Polisi Ketika Akan Pakai Sabu, Amankan Barang Bukti Ini

"Klub yang sudah daftar di turnamen futsal ini sudah ada beberapa. Kita juga sudah umumkan ke mereka. Kebetulan kita ada buat grup WA kemarin," katanya.

Sebelumnya, Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, mengeluarkan kebijakan penerapan PPKM berskala mikro di 12 daerah di Sumut untuk memutus persebaran angka Covid-19, dua di antaranya, Kota Medan dan Sibolga. Kebijakan ini berlaku hingga 20 Juli mendatang.

(cr12/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved