Breaking News:

PDAM Tirtanadi Hadir di Medan ITT Expo 2021, Tawarkan Program L2T2 Kepada Masyarakat

PDAM Tirtanadi turut berpatisipasi mendirikan stan dalam Medan ITT Expo yang berlangsung di Manhattan Times Square.

Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN MEDAN/YUFIS
Menara PDAM Tirtanadi 

MEDAN-TRIBUN.com, MEDAN - PDAM Tirtanadi turut berpatisipasi mendirikan stan dalam Medan ITT Expo yang berlangsung di Manhattan Times Square, Lantai G, Jalan Gagak Hitam Medan.

Kegiatan tersebut digelar selama empat hari, mulai tanggal 1-4 Juli 2021.

Kepala Divisi Pengolahan dan Pengembangan Air Limbah PDAM Tirtanadi, Israini menyebutkan, dalam kegiatan ini PDAM Tirtanadi menawarkan kepada masyarakat atau pengunjung berupa program Layanan Lumpur Limbah Tinja Terjadwal (L2T2).

Menurut Israini, program L2T2 ini menyasar bagi masyarakat yang di areal permukiman rumah mereka tidak memiliki jalur perpipaan air limbah atau ditujukan bagi masyarakat yang menggunakan septi tank.

"Kita tawarkan program L2T2 yang layanan air limbah rumah tangga oleh PDAM Tirtanadi, Layanan Lumpur Tinja terjadwal ini mulai dilaksanakan pada tahun 2020. Jadi PDAM Tirtanadi dalam pengelolaan air limbah rumah tangga saat ini selain melayani pengelolaan air limbah perpipaan juga melayani air limbah non perpipaan," kata Israini, Kamis (1/7/2021).

Sambung Israini, bahwa program L2T2 ini merupakan tindaklanjut dari program pemerintah dalam rangka mengurangi pencemaran air tanah terhadap air limbah rumah tangga.

"Yang punya septi tank di rumahnya, nanti secara reguler akan kami sedot, selama 3 tahun sekali, apabila menjadi pelanggan air limbah," ujarnya.

Masyarakat yang ingin menjadi pelanggan di program L2T2 ini tidak akan dibebankan biaya yang besar. Masyarakat akan dikenalan tarif berkisar Rp 17 ribu - Rp 20 ribu tiap bulannya.

Nantinya dalam kurun waktu tiga tahun, pelanggan akan mendapatkan satu kali pelayanan penyedotan tinja dalam septik tank yang terjadwal.

"Kalau dengan layanan lumpur tinja terjadwal ini, lumpur terjadwal, biayanya ini kita buat kepada pelanggan sekitar Rp 17 ribu sampai Rp 20 ribu per bulannya. Jadi setiap tiga tahun akan kita sedot, jadi pas sudah jadwalnya, mereka tak perlu bayar lagi," pungkasnya.

(ind/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved