Breaking News:

Harga Cabai di Sumut Naik 5 Persen, Paling Mahal di Labuhanbatu

Kabid Perdagangan Dalam Negeri (PDN) Disperindag Sumut Barita Sihite mengatakan, kenaikan disebabkan sedikitnya stok dari sentra komoditi seiring bera

Penulis: Kartika Sari | Editor: Liston Damanik
Tribun Medan/Septrina Ayu Simanjorang
Pedagang cabai merah di Pasar Petisah, Minggu (26/7/2020). Jelang Idul Adha 1441 Hijriah harga cabai di beberapa pasar tradisional di Kota Medan mulai mengalami kenaikan harga. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Harga cabai di Sumatera Utara naik rata-rata 5 persen pada awal pekan ini. 

Kabid Perdagangan Dalam Negeri (PDN) Disperindag Sumut Barita Sihite mengatakan, kenaikan disebabkan sedikitnya stok dari sentra komoditi seiring berakhirnya masa panen.

"Stok yang sedikit dari sentra komoditi dikarenakan telah berakhirnya masa panen yang disinyalir menjadi faktor penyebabnya," ungkap Barita, Senin (12/7/2021).

Menurutnya, harga cabai terendah berada di Madina seharga Rp28 ribu per kg dan harga tertinggi berada di Labuhanbatu seharga Rp40 ribu per kg.

"Kalau pun ada kenaikan ini masih tipis dan berada dalam tahap yang wajar. Dari sentra memang pasokannya berkurang. Pasokan kita kan dominan dari Karo," ujarnya.

Barita mengatakan, harga akan menjadi stabil jika panen dari Humbahas dan Asahan yang biasanya dikirim ke Dumai dapat dialihkan ke kota besar di Medan.

"Tapi karena hanya ada sedikit fluktuasi harga, masih kita wait and see dulu," kata Barita.

Sementara itu, daging sapi dan bawang merah mengalami penurunan harga pada hari ini.

Adapun untuk harga daging sapi terendah berada di Deliserdang seharga Rp116 ribu per kg, sedangkan Humbahas memegang harga tertinggi yang mencapai Rp150 ribu per kg.

Tak hanya daging sapi, ternyata bawang merah juga ikut turun harga di beberapa daerah di Sumut sebesar 5,6 persen dibanding hari sebelumnya yang kini berada di rata-rata harga Rp27.625 per kg.

Terkait dua komoditas pangan yang turun ini, Barita mengatakan bahwa permintaan yang menurun untuk daging sapi dan stok yang melimpah dari bawang merah menyebabkan adanya penurunan harga. (cr13/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved