Breaking News:

Kasus Covid-19 di Simalungun Meningkat Tipis, Dua Kecamatan Berstatus Zona Merah

Jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Simalungun sampai Senin (12/7/2021) pagi, meningkat mencapai 63 orang.

Penulis: Alija Magribi | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI
Bupati Simalungun Radiapoh Sinaga mengunjungi RS Rondohaim di Batu Dua Puluh, Kecamatan Panombeian Panei, Selasa (8/6/2021). Bupati memutuskan untuk memindahkan RS Rondahaim ke Pamatangraya. 

TRIBUN-MEDAN.com, SIMALUNGUN - Jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Simalungun sampai Senin (12/7/2021) pagi, meningkat mencapai 63 orang atau naik tipis dari sebelumnya 59 orang pada Jumat (9/7/2021) lalu. 

Humas Satuan Tugas Covid-19 Simalungun, Akmal H Siregar dari siaran persnya mengatakan saat ini ada dua kecamatan di Kabupaten Simalungun yang berstatus zona merah Covid-19; yaitu Kecamatan Tanah Jawa dan Kecamatan Siantar

Kedua kecamatan ini dinyatakan status zona merah lantaran ada lebih dari lima rumah warga yang terinfeksi Covid-19 di wilayah itu.

Dari data yang dikeluarkan hari ini, sedikitnya ada 19 orang yang dinyatakan suspek Covid-19, dan tak ada yang probable.

"Pasien terkonfirmasi dirawat di RSU Perdagangan 6 orang (1 warga luar), RSU Parapat 10 orang (6 warga luar), RSUD Rondahaim Raya 5 orang (2 warga luar), Isolasi Mandiri 6 orang, dan pasien terkonfirmasi dirawat di rumah sakit luar daerah 45 orang," terang Akmal.

Sementara itu, kebutuhan ruangan dan layanan Rapid Antigen di rumah sakit rujukan Covid-19 di Kabupaten Simalungun masih tergolong aman. 

Adapun rumah sakit rujukan tersebut masing-masing RSU Perdagangan, RSU Parapat, RS Rondohaim Raya, RS Laras dan RS Balimbingan.

Kemudian secara akumulatif, sudah 1.401 pasien yang sembuh dari infeksi Covid-19 dan ada 195 yang meninggal dunia (64 probable dan 131 terkonfirmasi). (alj/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved