Breaking News:

Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Toba Meningkat, Direktur RSUD Porsea Mengaku Sudah Kewalahan

Walaupun demikian, ada kemungkinan kekurangan tabung oksigen bila peningkatan kasus positif Covid-19 terus meningkat secara signifikan.

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Royandi Hutasoit
TRIBUN MEDAN/MAURITS
DIREKTUR RSUD Porsea, dr Tommy Siahaan. 

TRIBUN-MEDAN.com, TOBA - Update status data persebaran Covid-19 Kabupaten Toba pada Minggu (11/7/2021) disebutkan total terkonfirmasi positif sebanyak 209 orang, artinya bertambah 25 dari data sebelumnya.

Jumlah kontak erat sebanyak 477 orang, artinya bertambah 9 orang dari data sebelumnya. Total yang sembuh sebanyak 728 orang, artinya ada penambahan sebanyak 3 orang.

Sekaitan dengan penanggulangan Covid-19, pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Porsea menyampaikan bahwa pihaknya mengalami kewalahan karena ruang isolasi terus padat.

Hingga saat ini tempat tidur bagi pasien Covid-19 hanya berjumlah 15 buah.

Sekaitan dengan jumlah ruang isolasi pasien positif Covid-19, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Porsea dr Tommy Siahaan menyampaikan bahwa jumlah tempat tidur bagi pasien positif Covid-19 selalu penuh.

Pasalnya, jumlah yang terkonfirmasi positif Covid-19 pada bulan ini meningkat dan harus dirawat di rumah sakit.

"Selama kurun satu bulan ini, memang kasus itu meningkat. Sehingga kapasitas tempat tidur kita di ruang isolasi rumah sakit penuh terus. Ada 15 tempat tidur," ujar Direktur RSUD Porsea dr Tommy Siahaan pada Senin (12/7/2021).

Ia juga menyampaikan perihal pasien Covid-19 yang harus dirujuk karena bergejala berat. Dengan demikian, pihaknya mengarahkannya ke rumah sakit yang ada di Kota Medan.

"Kami, dalam kasus-kasus berat memang harus kami rujuk ke Medan, ke rumah sakit rujukan yang manalah yang masih bisa," terangnya.

"Di Medan juga ruang rawatan isolasi itu juga terus penuh, jadi sering tertunda proses rujukan karena penuh di sana, maka kita tunggulah," sambungnya.

Lebih lanjut Kadinkes Toba dr Juliwan Hutapea memguraikan seputar tabung oksigen untuk penanggulangan Covid-19. Hingga saat ini, persedian tabung oksigen di Kabupaten Toba masih ada.

Walaupun demikian, ada kemungkinan kekurangan tabung oksigen bila peningkatan kasus positif Covid-19 terus meningkat secara signifikan.

"Untuk saat ini masih belum ada kendala. Tapi, kalau terus meningkat, pasti butuh banyak oksigen ya kan kkarena agmda gangguan pernafasan. Ini yang mesti kita antisipasi," tuturnya.

"Untuk saat ini masih aman," pungkasnya.

(cr3/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved