Breaking News:

Liga 2 Kembali Ditunda, Sukadana : Psikis Kita Sebagai Pemain Kena

Memang, penerapan PPKM Darurat ini dilakukan karena kasus pandemi Covid-19 meningkat dibeberapa wilayah termasuk Kota Medan.

Penulis: Sofyan akbar | Editor: Ayu Prasandi
HO
Pemain PSMS Medan I Gede Sukadana saat latihan di lapangan kebun bunga. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Penundaan kompetisi liga sampai September 2021 dan pemberlakuan PPKM Darurat di Kota Medan sangat berpengaruh kepada para pecinta sepakbola, termasuk para pemain.

Memang, penerapan PPKM Darurat ini dilakukan karena kasus pandemi Covid-19 meningkat dibeberapa wilayah termasuk Kota Medan.

Baca juga: MALAM Hari dr Lois Owien Keluar dari Ruang Pemeriksaan Polda Metro Jaya, Begini Ekspresinya

Pemain PSMS Medan I Gede Sukadana kepada www.tribun-medan.com mengaku bahwa penundaan Kick Off Liga 2 ini pasti berdampak kepada para pemain, termasuk dirinya.

"Ya sebenarnya gak bagus buat saya dan tim penundaan kompetisi liga ini. Apalagi kita sudah persiapan untuk liga. Terus mundur dan diundur lagi, psikis kita sebagai pemain kena," kata pria asal Bali ini, Senin (12/7/2021).

I Gede Sukadana, pesepakbola asal Bali yang kini tengah memperkuat tim PSMS Medan mengaku memperketat program latihan jelang Liga 2.(Ist)
I Gede Sukadana, pesepakbola asal Bali yang kini tengah memperkuat tim PSMS Medan mengaku memperketat program latihan jelang Liga 2.(Ist) (Ist)

Pria yang akrab disapa Sukadana ini mengatakan karena PPKM Darurat ini, PSMS Medan tidak bisa latihan dan itu pasti membuat kecewa para pemain termasuk tim pelatih.

"Tapi, mungkin ini hal yang terbaik dikarenakan kasus covid terus meningkat. Saya berharap Covid-19 bisa mereda dan situasi kembali normal biar kompetisi bisa bergulir," harapnya.

Baca juga: Warga Krakatau Ujung Bingung Fungsi Pos Penyekatan : Bagikan Brosur dan Masker Hanya 2 Jam

Ia pun berharap semoga dengan PPKM Darurat yang dilaksanakan Pemko Medan bisa menekan kasus Covid-19 di sini.

"Harapan kita semoga dengan PPKM Darurat ini bisa cepat nurunin angka kasus Covid-19," ujarnya.

(akb/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved