Breaking News:

MESKI Kota Medan PPKM Darurat tapi Masjid Masih Buka dan Warga Jangan Panik

Pemerintah Kota Medan memberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mulai Senin (12/7/2020) hingga (20/7/2021). 

Editor: jefrisusetio
TRIBUN MEDAN/RECHTIN HANI RITONGA
Wali Kota Medan Bobby Nasution saat memimpin apel perdana PPKM Darurat di Lapangan Merdeka Medan, Senin (12/7/2021). Penerapan PPKM darurat di Kota Medan dimulai hari ini, Senin (12/7/2021) hingga sembilan hari ke depan pada 20 Juli 2021.(TRIBUN MEDAN/RECHTIN HANI RITONGA) 

TRIBUN-MEDAN.COM - Pemerintah Kota Medan memberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mulai Senin (12/7/2020) hingga (20/7/2021). 

Pemberlakuan PPKM Darurat ini menindaklanjuti instruksi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.

Kota Medan merupakan satu dari 15 kabupaten/kota di luar Pulau Jawa dan Bali yang memberlakukan PPKM Darurat. 

Diberlakukannya PPKM Darurat untuk mengatasi lonjakan Covid-19. 

"Mulai dari sektor kritikal masih bisa 100% WFO (Work From office), esensial 50%  WFO dan 50% WFH (WFH) dan non-esensial diberlakukan 100% WFH. Ini semua sudah kita jabarkan di Surat Edaran (SE) wali kota apa itu esensial, kritikal serta non esensial. Dengan begitu nanti akan tahu mana yang bisa bekerja dari rumah maupun yang bisa bekerja dari kantor," kata Bobby Nasution saat rapat persiapan PPKM Darurat di pendopo rumah dinas wali kota, Jalan Sudirman, Minggu (11/7/2021). 

Selama penerapan PPKM Darurat, kata Bobby, harus diketatkan 5 M. Satu di antaranya mengurangi mobilitas guna menghindari kerumunan masyarakat termasuk di perkantoran. 

Meski begitu, masjid di Kota Medan tidak harus tutup sehingga masyarakat boleh takbiran untuk menyambut Hari Raya Idul Adha 1443 H. 

Akan tetapi, tidak boleh kerumunan di masjid dan salat Ied Idul Adha di rumah masing-masing. 

Rapat persiapan PPKM Darurat ini juga dihadiri Forkopimda Kota Medan, Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman serta pimpinan OPD di lingkungan Pemko Medan

"Untuk malam takbiran, Pemko Medan dan seluruh unsur Forkopimda sepakat bahawasannya takbiran tidak dilarang. Boleh dilaksanakan. Namun yang dilarang melakukan takbiran keliling ataupun yang menyebabkan kerumunan. Masjid tidak di tutup. Di samping itu kita juga menetapkan untuk pelaksanaan Salat Idul Adha tidak dianjurkan di masjid maupun lapangan. Kami minta untuk melaksanakan shalat di rumah masing-masing,"ujarnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved