Breaking News:

Penyelewengan Dana Hibah Puluhan Miliar di KPU Sergai, PPK Komplain Dipanggil Jaksa

Kejari Sergai masih terus mendalami kasus dugaan penyimpangan dana hibah sebesar Rp 36,5 miliar di KPU Sergai

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN
Kantor KPU Sergai di Jalan Negara Sei Rampah, Jumat (21/5/2021). Petugas Kejari Sergai menggeledah kantor ini dan menemukan sisa pembakaran dokumen terkait hibah Pilkada 2020. 

TRIBUN-MEDAN.COM-SERGAI-Dugaan korupsi dana hibah KPU Sergai masih terus didalami penyidik Kejari Sergai.

Teranyar, penyidik Kejari Sergai memeriksa sejumlah Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), yang dinilai mengetahui penyelewengan anggaran sebesar Rp 36,5 miliar tersebut. 

Sampai saat ini, mereka yang sudah pernah dipanggil dan diperiksa diantaranya PPK Sei Bamban, Seirampah, Perbaungan, Pantai Cermin dan Teluk Mengkudu. 

Selain Ketua dan anggota, Sekretariat dan Bendahara juga ikut diperiksa.

Baca juga: Jembatan Patah Belum Diperbaiki Walau Sudah Ditinjau Wakil Bupati Sergai

Namun, ada mantan PPK komplain dipanggil untuk diperiksa jaksa. 

"Kami merasa aneh saja kenapa kami juga mau diperiksa. Kesannya kayak mau cari-cari kesalahan saja, karena kita sudah dibubarkan sejak 31 Januari lalu," kata Fadli, mantan PPK Tanjung Beringin, Senin (12/7/2021).

Meski merasa kesal, namun Fadli tetap mematuhi dan akan menghadiri panggilan tersebut. 

"Sebagai warga negara yang baik, ya datang saja," katanya.

Sejumlah PPK yang pernah diwawancarai mengaku proses pemeriksaan berlangsung berjam-jam.

Baca juga: Nasib Kepsek MAN 1 Sergai yang Sodorkan Alat Vital dan Grepe-grepe Dada Honorer Wanita

Ada berjalan sejak pagi hingga sore. Ada juga yang sampai malam.

"Nanti setelah ditanya beberapa pertanyaan, mereka (penyidik) keluar, menunggu kita lama. Orang itu nyocokkan RAB (Rencana Anggaran Biaya) tentang keuangan PPK,"

"Sosialisasi berapa kali gitu macamlah," kata PPK yang minta namanya tidak disebutkan. 

Beberapa PPK mengaku mereka dilantik sejak Februari 2019. 

Saat melakukan kegiatan, apa yang mereka lakukan merupakan arahan dari KPU Sergai

Saat ini ada sekitar 12 kecamatan lagi yang masih belum menjalani pemeriksaan dari Kejari Sergai.(dra/tribun-medan.com). 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved