Breaking News:

PPKM Darurat di Medan, Managemen PSMS Terapkan Latihan Mandiri Bagi Pemainnya

"Karena sampai sekarang hanya penundaan dan membuat klub menyurati PSSI terkait pelaksanaan kompetisi liga," ujarnya.

Penulis: Sofyan akbar | Editor: Royandi Hutasoit
Tribun Medan/Sofyan Akbar
Pemain PSMS Medan tengah melakukan latihan di Lapangan Kebun Bunga. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ditetapkannya PPKM Darurat di Kota Medan membuat managemen PSMS menerapkan kepada pemain untuk menjalani PPKM.

Maka dari itu, kata Sekretaris Umum (Sekum) PSMS Medan Julius Raja menerapkan kepada tim pelatih dan pemain untuk melakukan latihan secara mandiri dari rumah.

"Program pelatih latihan mandiri dan hasil latihan dikirim ke pelatih. Dan dikirim ke grup pemain dan melaporkan kepada pelatih latihan mandirinya seperti apa. Supaya bisa dilaporkan ke manager," terang pria yang akrab disapa King ini, Senin (12/7/2021).

Mengenai sampai kapan para pemain PSMS Medan melakukan latihan mandiri, King menyatakan sampai PPKM Darurat ini normal dan kasus Covid-19 sudah turun.

"Setelah itu, baru kita bisa latihan seperti biasa sambil menunggu dari PT LIB dan PSSI," katanya.

Masih dikatakan King, sampai sekarang belum ada kepastian dari PSSI dan PT LIB sebagai operator liga.

"Karena sampai sekarang hanya penundaan dan membuat klub menyurati PSSI terkait pelaksanaan kompetisi liga," ujarnya.

King mengaku pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan PSSI dan mereka menyatakan akan melakukan rapat expo untuk menceritakan dan membahas tentang kompetisi liga.

"Jadi saya sudah komunikasi dengan pihak PSSI. Mereka bilang tunggulah. Di atas tanggal 20 mereka akan rapat expo," katanya.

Jadi, akunya, dalam rapat tersebut nantinya akan menentukan nasib kompetisi seperti apa dan juga tentang penggajian pemain yang sudah dikontrak.

"Karena tanggal 20, Idul Adha, kemungkinan tanggal 21 mereka lakukan rapat internal di PSSI. Saya mengetahui hal itu, karena saya berkomunikasi langsung dengan PSSI," terangnya.

Jadi, masih dikatakan King, semua usulan klub diterima dan akan diusulkan dalam rapat expo. 

"Jadi antara petinggi itu akan memutuskan, contoh tentang skema penggajian pemain, karena itu yang berat. Karena Kan ini molor dari rencana. Karena kita rata-rata sampai Desember sedangkan startnya September. Kalau start, kalau tidak. Jadi tentang penggajian itulah yang dominan dibicarakan dan diputuskan," pungkasnya.

(akb/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved