Breaking News:

Wali Kota Siantar Mendadak Menghadap Gubernur Sumut, Ada Apa ya?

Wali Kota Siantar Hefriansyah Noor menghadap Gubernur Sumut Edy Rahmayadi di kantor Gubernur Jalan Diponegoro

Penulis: Mustaqim Indra Jaya | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/MUSTAQIM INDRA JAYA
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saat memberikan keterangan soal kehadiran Wali Kota Siantar Hefriansyah Noor, Senin (12/7/2021).(TRIBUN MEDAN/MUSTAQIM INDRA JAYA) 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN-Wali Kota Siantar Hefriansyah Noor mendadak menghadap Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, setelah sebelumnya Wakil Wali Kota Siantar dr Susanti melakukan hal serupa pada Kamis (8/7/2021) lalu.

Saat diwawamncarai usai salat Zuhur, Senin (12/7/2021), Edy Rahmayadi mengatakan kedatangan Hefriansyah Noor cuma sebatas koordinasi.

Edy mengatakan bahwa mereka membicarakan penanganan Covid-19 di Kota Siantar.

Terlebih, kata Edy, saat ini terjadi penambahan kasus positif Covid-19 di Kota Siantar.

Baca juga: Akhir Masa Jabatan Hefriansyah-Togar Menyesuaikan Surat dari Mendagri

"Cuman nanya situasi, karena di sana meningkat Covid-19. Sehingga langkah-langkah apa untuk penanggulangan Covid-19 itu," ujar Edy, Senin.

Disinggung apakah dalam pertemuan ada dibicarakan mengenai pelantikan kepala daerah terpilih hasil Pilkada Serentak 2020 lalu, Edy membantahnya.

Menurut mantan Pangkostrad itu, soal pelantikan Wakil Wali Kota Siantar terpilih, Susanti Dewayani tergantung dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Tunggu dulu sampai ada SK dari Kemendagri, baru bisa dilantik itu," sebutnya.

Sebelumnya, Susanti Dewayani selaku Wakil Wali Kota Siantar terpilih bertemu dengan Gubernur Edy Rahmayadi pada Kamis (8/7/2021) di Rumah Dinas, Jalan Sudirman, Medan.

Baca juga: Hefriansyah Dikabarkan Sudah Setuju Dilengserkan dari Jabatan Wali Kota Siantar

Susanti mengaku dalam pertemuan tidak ada sama sekali membahas soal pelantikan dirinya sebagai kepala daerah terpilih.

Pengakuan Susanti, pertemuan dirinya dengan Gubernur Edy saat itu hanya untuk bersilaturahmi.

"Bersilaturahmi dengan bapak gubernur. Hanya bersilaturahmi," ucap Susanti Kamis lalu.

Untuk diketahui pula bahwa Pilkada Siantar 2020 hanya diikuti satu pasangan calon, yakni Asner Silalahi dan Susanti Dewayani. Hasilnya pasangan tersebut meraih total suara 43.919 suara atau 75,3 persen suara.

Namun, Asner Silalahi selaku Wali Kota Siantar terpilih, meninggal dunia pada 14 Januari 2021 silam. Sehingga apabila pelantikan digekar, Gubernur Edy hanya akan melantik Susanti Dewayani sebagai Wakil Wali Kota Siantar.(ind/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved