Breaking News:

Latihan Atlet Wushu Sumut Tak Terganggu Selama PPKM Darurat di Medan, Ini Sebabnya!

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Medan tidak menjadi masalah bagi atlet wushu Sumatera Utara. 

Penulis: Muhammad Ardiyansyah | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/HO
Sekretaris Umum Pengurus Provinsi Wushu Indonesia Sumut Heryanto 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hingga 20 Juli mendatang, dinilai banyak mengganggu aktivitas masyarakat, termasuk proses atlet berlatih. Namun, hal itu tidak menjadi masalah bagi atlet wushu Sumatera Utara. 

Pengurus Provinsi Wushu Indonesia (Pengprov WI) Sumatera Utara, melalui sekretarisnya, Heriyanto mengatakan, pemberlakuan kebijakan itu tidak mengganggu proses latihan atlet. 

"Atlet kita inapkan di padepokan. Proses latihan berjalan normal, walaupun padepokan kita tutup untuk luar. Jadwal latihan juga tetap," ujarnya, Selasa (13/7/2021). 

Sambungnya, untuk proses latihan yang mengharuskan pelatih dan para atlet ke luar padepokan untuk sementara ditiadakan. 

Begitupun tim pelatih, kata Heriyanto, beberapa pelatih juga ada yang menginap dan pulang ke rumah. 

"Biasanya kan kita ada juga latihan di luar padepokan. Misalnya, kalau kita latihan lari itu di Unimed. Sementara ini ditiadakan sementara," katanya. 

Heriyanto mengatakan, atlet yang tinggal di padepokan Yayasan Kusuma Wushu Indonesia (YKWI), jalan Wushu, No 3-7, Kecamatan Medan Kota, Kota Medan, adalah atlet yang akan berlaga di PON Papua. 

Untuk atlet binaan YKWI lainnya, padepokan mengeluarkan pengumuman melalui akun instagram resminya, @ykwi.wushu.

Pengumuman itu berbunyi, kelas reguler wushu dipindahkan ke sistem daring mulai tanggal 12-20 Juli 2021 dan akan masuk kembali di tanggal 21 Juli 2021. Kemudian, pemberitahuan selanjutnya akan diumumkan melalui akun sosial media padepokan. 

Sebelumnya, Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, mengeluarkan kebijakan penerapan PPKM berskala mikro di 12 daerah di Sumut untuk memutus persebaran angka Covid-19, dua di antaranya, Kota Medan dan Sibolga. Kebijakan ini berlaku hingga 20 Juli mendatang. (cr12/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved