Breaking News:

Pesta Adat Jadi Klaster Baru Covid-19, Bupati Toba Cuma Bolehkan Pemberkatan Saja

Bupati Toba Poltak Sitorus mengatakan bahwa pesta adat menjadi klaster baru Covid-19 dan akan dilarang kedepannya

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/ MAURITS PARDOSI
Bupati Toba Poltak Sitorus bersama dengan Sekdakab Toba Audi Murphy Sitorus usai gelar rapat Forkopimda Toba pada Selasa (6/7/2021)  

TRIBUN-MEDAN.COM,TOBA- Bupati Toba Poltak Sitorus menyebut bahwa pesta adat jadi klaster baru Covid-19.

Poltak pun berencana mengambil langkah strategis, untuk mengantisipasi penularan Covid-19 semakin meluas di wilayahnya.

Apalagi, belum lama ini didapati ada puluhan karyawan bank pelat merah yang positif Covid-19.

"Dari data yang disampaikan ke kami dari Dinas Kesehatan, memang masih ada ditemukan penambahan jumlah kasus positif Covid-19," kata Kadis Kominfo Kabupaten Toba Lalo Hartono Simanjuntak, Selasa (13/7/2021).

Baca juga: Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Toba Meningkat, Direktur RSUD Porsea Mengaku Sudah Kewalahan

Dia mengatakan, angka kasus positif Covid-19 di Kabupaten Toba bertambah 10. 

Sehingga, jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Toba saat ini mencapai 219 kasus.

Untuk kontak erat, angkanya juga naik.

Ada penambahan kontak erat sebanyak 18 kasus, dengan total saat ini 495 kasus. 

Sementara itu, Bupati Toba Poltak Sitorus mengatakan bahwa klaster baru Covid-19 diduga sempat terjadi di Desa Parik.

Kebetulan, kata Poltak Sitorus, di Desa Parik ada pesta adat menyangkut prosesi acara meninggal dunia. 

Baca juga: Bank Pelat Merah dan Pesta Adat Jadi Klaster Penyebaran Covid-19 di Toba

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved