Breaking News:

Taekwondoin Sumut Muhammad Ricko Rifano Bilang Pandemi Bisa Buat Atlet Alih Profesi

Atlet taekwondo asal Tebingtinggi, Muhammad Ricko Rifano, berpendapat penundaan berbagai event dapat membuat atlet beralih mencari pekerjaan lain. 

Penulis: Muhammad Ardiyansyah | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/HO
Ricko (kiri) saat menjuarai kompetisi Kejuaraan Piala Gubernur Sumatera Utara, tahun 2018. Ia mengaku di tengah merebaknya pandemi Covid-19, ia rindu dengan kompetisi taekwondo. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Atlet taekwondo asal Tebingtinggi, Muhammad Ricko Rifano, berpendapat penundaan berbagai event dapat membuat atlet beralih mencari pekerjaan lain. 

Ricko yang juga mahasiswa Manajemen, Universitas Pembangunan Panca Budi ini, mengaku hanya bisa pasrah dengan penundaan berbagai kejuaraan taekwondo. 

"Kejuaraan-kejuaraan sudah tidak ada. Sebenarnya bukan tidak ada, tapi ya di undur terus. Jadi kita yang berlatih merasa jenuh. Latihan terus, tapi tidak ada pertandingan," ujarnya, Rabu (14/7/2021). 

Menurutnya, jika aktivitas keolahragaan tetap tidak punya jadwal yang pasti, bukan tidak mungkin banyak atlet yang terpaksa meninggalkan profesinya. 

Ricko berpendapat kegiatan olahraga harus tetap dijalankan. Ia yakin ini bisa dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat ketika pelaksanaannya. 

"Misalnya diadakan try out antar dojang (tempat latihan taekwondo) atau antar provinsi," katanya. 

Menurutnya, latihan itu penting untuk melihat sejauh mana perkembangan para atlet.  (cr12/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved