Breaking News:

Dampak PPKM Darurat, Pedagang Pusat Pasar Protes Tak Boleh Jualan

"Kami bukan asal-asalan mau melawan, tapi berikan hak kami, selama ini kami sudah jalankan peraturan," ujar satu pedagang yang memprotes.

Penulis: Yufis Nianis Nduru | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN MEDAN/YUFIS NIANIS NDURU
Pedagang sayur mayur melayani pembeli di Pusat Pasar Medan, Kamis (15/7/2021). 

TRIBUN–MEDAN.com, MEDAN - Petugas Pusat Pasar Medan menghimbau para pedagang toko non esensial untuk tutup sementara mulai kemarin hingga 20 Juli 2021, Kamis (15/7/2021).

Imbauan ini disampaikan hingga dua kali secara lisan oleh para petugas Pusat Pasar Medan hingga akhirnya para pedagang menuntut dan langsung menjumpai pihak terkait serta mengutarakan aspirasi keberatan mereka atas kebijakan ini.

Menurut mereka, imbauan yang baru saja disampaikan tidak sesuai Surat Edaran yang mereka baca sebab menurut mereka para pedagang pasar tradisional diizinkan beroperasi dengan ketentuan jam operasional terbatas.  

"Kami bukan asal-asalan mau melawan, tapi berikan hak kami, selama ini kami sudah jalankan peraturan," ujar satu pedagang yang memprotes.

Baca juga: Bobby Nasution Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Kelonggaran untuk Sektor Non Esensial, Tutup 100 Persen

Selanjutnya, para pedagang Pusat Pasar Medan sama-sama menyampaikan aspirasi dan protes mereka kepada para petugas tepatnya di Central Lama, Pusat Pasar Medan bahwa harus ada diskusi bersama terlebih dahulu dengan para pedagang.

Kepala Pusat Pasar Medan Bonar Pasaribu mengutarakan, sesuai SE Wali Kota Medan tanggal 12 Juli bahwa pasar tradisional yang menjual kebutuhan sehari-hari dibatasi jam operasionalnya dan menerapkan protokol kesehatan.

"Untuk pedagang non esensial seperti pakaian, ulos kita mengimbau untuk tidak beraktivitas dan kalau bisa tutup sementara. Kita hanya mengimbau karena mereka bagian dari pasar tradisional," kata Bonar.

"Kalau warung makan di sini boleh buka tapi tidak boleh makan di tempat," tambahnya.

Selanjutnya ia mengutarakan imbauan ini baru saja disampaikan hari ini berhubung baru diinformasikan dari pimpinan.

"Baru semalam ibu pimpinan kami rapat dengan Forkopimda di kantor Wali Kota Medan dan memerintah untuk mengimbau para pedagang dan kami juga sudah antipasi bila ada penolakan dari para pedagang sehingga kami juga dalam menyampaikan imbauan ini secara humanis bagi mereka,"katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved