Breaking News:

Indonesia Potensial Kembangkan Ekonomi Digital, Telkomsel Luncurkan Platform Kuncie

Kegiatan peluncuran platform Kuncie ini resmi diperkenalkan pada masyarakat luas pada Kamis (15/7) yang diselenggarakan secara virtual

Penulis: Yufis Nianis Nduru | Editor: Eti Wahyuni
Dok. Humas Telkomsel
Seorang perempuan menggunakan aplikasi Telkomsel. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Sandiaga Uno mengungkapkan Indonesia merupakan satu diantara negara yang sangat potensial untuk mengembangkan ekonomi digital.

Hal ini disampaikannya dalam peluncuran platform Kuncie oleh Telkomsel. Kegiatan peluncuran platform ini resmi diperkenalkan pada masyarakat luas pada Kamis (15/7/2021) yang diselenggarakan secara virtual.

"Sebagai upaya mengembangkan sektor ekonomi kreatif, Kemenparekraf membutuhkan dukungan dari berbagai pihak mulai dari kementerian dan lembaga lain, pemerintah daerah, mitra asosiasi, dan seluruh masyarakat, termasuk dari Telkomsel untuk membuka peluang dan mencetak entrepreneur-entrepreneur baru," katanya.

Menurut Sandiaga, dengan hadirnya Kuncie sebagai platform pembelajaran dapat membantu anak bangsa Indonesia dalam meningkatkan keterampilan langsung, serta menjembatani transmisi kompetensi dan keterampilan yang lebih efektif dan efisien untuk meraih kesuksesan.

Baca juga: Telkomsel Buat Kebijakan Baru Soal Kartu SIM, Simak Penjelasannya

"Saya sangat mengapresiasi Telkomsel yang sudah hadir selama 26 tahun melayani negeri, karena turut bergerak maju dengan mengembangkan ekosistem ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan di Tanah Air. Selamat atas peluncuran Kuncie, semoga Telkomsel dapat terus menginspirasi dan memberikan akses pengetahuan bagi kalangan mahasiswa, mereka yang baru memulai usaha dan berinvestasi, pelaku UMKM, content creator, dan lapisan masyarakat lainnya," ujar Sandiaga.

 Melalui  platform Kuncie, setiap talenta di Indonesia dapat mempelajari keterampilan baru mau pun meningkatkan keterampilan yang sudah dimiliki dari para praktisi yang terbukti sukses di bidangnya.

Komisaris Utama Telkomsel Wishnutama Kusubandio mengatakan dengan hidup di zaman yang serba cepat membuat diri berpacu bukan hanya dengan waktu namun juga dengan kemajuan teknologi digital.

"Melalui Kuncie, Telkomsel berupaya menjembatani transmisi kompetensi dan keterampilan praktis tersebut menjadi lebih efektif dan efisien secara digital bagi siapa pun untuk meraih kesuksesan. Hadirnya platform Kuncie menjadi bentuk aktualiasasi komitmen Telkomsel dalam membuka peluang lebih luas dan segala kemungkinan bagi setiap individu melalui kemudahan akses informasi, pembelajaran, dan diskusi dengan pemanfaatan teknologi terdepan," kata Wishnutama.

Selanjutnya Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam mengutarakan talenta-talenta di Indonesia sejatinya memiliki keinginan kuat untuk dapat terus berkembang dan memajukan kualitas hidup dengan terus mengasah diri, namun saat ini sumber daya pendukung di Indonesia masih sangat minim.

Ia menuturkan, dengan platform Kuncie, Telkomsel sebagai leading digital telco company berupaya hadir untuk menguatkan ekosistem sumber daya pendukung tersebut demi mengakselerasi para talenta-talenta kreatif di Indonesia sehingga dapat memaksimalkan potensi di segala aspek kehidupan.

"Hal ini sejalan dengan komitmen Telkomsel yang akan terus mengedepankan pemberdayaan masyarakat Indonesia melalui kepemimpinan teknologi terdepan, yang juga akan mendorong hadirnya lebih banyak smart digitalpreneur anak negeri," ujarnya.

Telkomsel telah menggandeng 65 praktisi dan pakar dari segala bidang untuk menjadi mentor di platform Kuncie sebagai upaya pemenuhan kebutuhan di berbagai bidang yang diminati masyarakat, diantaranya berasal dari kalangan pengusaha seperti Gita Wirjawan, kalangan industri kreatif seperti produser film Joko Anwar, kalangan content creator seperti Raditya Dika, dan masih banyak lagi, baik para praktisi di skala mikro maupun makro.

Hal lain yang membuat platform Kuncie ini memiliki keunggulan tersendiri, yaitu adanya sesi mentoring dari para expert yang disesuaikan dengan permintaan, serta dapat terhubungnya para pengguna secara personal dengan para mentor di seluruh platform untuk kebutuhan diskusi lebih intens.

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved