News Video

Kena Sidang Tindak Pidana Ringan Karena Langgar PPKM darurat, Pedagang Kopi Ini Ngamuk

Saat keluar dari ruangan sidang yang berada di gedung PKK Kota Medan, Rakesh kesal lantaran usahanya harus ditutup. Selain itu, dia juga meluapkan

Penulis: Fredy Santoso |

Kena Sidang Tindak Pidana Ringan Karena Langgar PPKM darurat, Pedagang Kopi Ini Ngamuk

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Usai menjalani sidang pelanggaran PPKM darurat, pria yang sempat viral karena menolak menutup warung kopi itu marah-marah.

Saat keluar dari ruangan sidang yang berada di gedung PKK Kota Medan, Rakesh kesal lantaran usahanya harus ditutup. Selain itu, dia juga meluapkan kekesalannya karena saat didatangi petugas seperti penjahat kelas berat.

"Kami jual kopi bukan jual ganja. Bukan jual narkoba. Kecuali kita jual Narkoba barulah polisi datang berbondong-bondong," kata Rakesh usai menjalani sidang di Gedung PKK Kota Medan. Kamis (15/7/2021).

Sambil berjalan, pria yang mengenakan kemeja warna kuning ini terus meluapkan emosinya. Bahkan saat seseorang berusaha menenangkan ia menolak.

"Jangan pegang, jangan pegang. Covid," ucapnya.

Rakesh merasa kesal karena saat itu aparat berbondong-bondong mendatangi tempatnya berjualan.

Menurutnya tak seharusnya aparat memperlakukan dirinya seperti itu.

Bahkan, pria yang datang didampingi anak istrinya itu menegaskan kalau seharusnya tentara tidak ikut serta.

"Polisi datang dua truk itu yang kalian larang. Polisi tentara tugas tentara pengamanan Negara."

"Jangan takut sama siapapun. Ini Rakesh ya. Satu lawan satu kulawan kalian," tantang Rakesh sambil berjalan.

(cr25/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved