Hari Keempat PPKM Darurat

Penyekatan Hanya di Jalan Besar Delitua Menuju Medan, Pengendara Bebas di Jalan Alternatif

Ratusan pengendara terpaksa disuruh putar balik oleh petugas gabungan yang menjaga pos penyekatan di Jalan besar Delitua.

Penulis: Fredy Santoso |
TRIBUN MEDAN/FREDY SANTOSO
Petugas kepolisian sedang berjaga di pos penyekatan di Jalan Besar Delitua menuju Kota Medan, Kamis (15/7/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ratusan pengendara terpaksa disuruh putar balik oleh petugas gabungan yang menjaga pos penyekatan di Jalan besar Delitua menuju Kota Medan.

Dalam penerapannya banyak pengendara yang belum mengetahui kalau mulai hari ini mulai penindakan. Sehingga mereka yang tidak memiliki kepentingan ataupun pekerja yang masuk ketegori boleh melintas dilarang lewat.

Kasubbid Bankum Bidkum Polda Sumut AKBP Ramles Napitupulu mengatakan, penyekatan hanya dilakukan di jalan protokol. Sementara itu untuk jalan-jalan punttas tidak dilakukan penjagaan.

Padahal, ada dua jalan pintas yang bisa digunakan masyarakat untuk melewati pos penyekatan tanpa halangan. Beberapa jalan yakni, Jalan Stasiun Delitua yang mengarah ke Marindal dan Jalan Mercy Raya yang keluar ke Medan Johor.

"Jadi jalan utama arteri dari tua ke kota ini yang kita utamakan dahulu," kata Napitupulu di Pos penyekatan di Jalan besar Delitua. Medan (15/7/2021).

Pantauan di lokasi pengendara yang melewati memang dilarang oleh petugas. Namun beberapa petugas yang berada di lokasi mengarahkan supaya pengendara melewati jalan pintas.

AKBP Ramles Napitupulu menyebutkan sejak pagi hingga siang sudaha ada ratusan kendaraan yang diputar balik. Namun ada juga beberapa yang mendapatkan izin melintas karena memiliki surat izin  karena memang masuk kategori yang disebutkan pemerintah.

Beberapa diantaranya adalah anggota TNI-POLRI, Ambulans, hingga karyawan dan pengendara ojek online yang menerima orderan.

"Ada beberapa tadi yang sedang tugas penting keperluan yang sangat mendesak.

Sementara itu, angkutan umum pun tak luput dari penyekatan. Para sopir angkot langsung disuruh memutar balik.

"Kalau ada penumpangnya yang penuh tidak kita berikan namun kalau yang kosong ya kita balikan juga," tutupnya. (cr25/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved