Breaking News:

Polres Simalungun Bekuk Penjaga Rumah yang Curi Barang Majikan Senilai Rp 200 Juta

Setelah sampai di rumah, pelapor melihat pintu rumah sudah rusak dan diikat menggunakan seutas kabel.

Penulis: Alija Magribi | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/HO
Tiga pembobol rumah (kiri-kanan) yaitu Ramadhana, Sujito, dan Umay diamankan Unit Jahtanras Reskrim Polres Simalungun, Sabtu (10/7/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, SIMALUNGUN - Unit Jahtanras Polres Simalungun menangkap seorang penjaga rumah bernama Umay (38) yang malah mencuri barang-barang majikannya, Sabtu (10/7/2021) dini hari. Polisi menangkap Umay bersama kedua temannya yang terlibat.

Kasat Reskrim Polres Simalungun AKP Rachmat Aribowo mengatakan pencurian dilakukan Umay bersama kedua temannya, Ramadhan (38) dan Sujito (40). Ketiganya ditangkap di lokasi terpisah.

"Ketiganya diamankan karena diduga telah melakukan tindak pidana pencurian dan penggelapan yang dilakukan terhadap korban Rita Hariati Siregar, warga Nagori Rambung Merah, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun," ujar Rachmat, Kamis (15/7/2021).

Rahmat mengatakan, aksi pencurian ini terungkap saat rumah kosong ditinggal pemiliknya. Saat itu, anak korban (pelapor) tepatnya pada Selasa (29/6/2021) sekira pukul 17.00 WIB, mendatangi rumah orangtuanya.

Namun, pelapor terlebih dahulu menghubungi Umay untuk meminta kunci rumah tersebut. Namun Umay yang biasa menjaga rumah tidak bisa dihubungi,.

Setelah sampai di rumah, pelapor melihat pintu rumah sudah rusak dan diikat menggunakan seutas kabel. Kondisi rumah sudah dalam keadaan kosong, sejumlah barang yang seharusnya berada di dalam rumah ternyata sudah tidak berada di tempatnya lagi. 

"Tidak terima dengan kejadian yang dialaminya, pelapor menghubungi orangtuanya dan akhirnya melaporkannya ke Mapolres Simalungun. Korban pun mengalami kerugian mencapai Rp 200 jutaan," kata Rahmat.

Kasat Reskrim AKP Rachmat Aribowo mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap ketiga orang tersebut. Salah satu pelaku, Umay sendiri langsung tidak bisa mengelak lagi, dan mengakui perbuatannya.

Dalam pengakuannya itu, Umay mengatakan telah mengambil dan menjual seluruh barang-barang milik korban yang ada dari dalam rumah orangtua pelapor.

"Selain ketiga orang yang sudah diamankan, sejumlah barang bukti juga sudah berhasil diamankan dan saat ini sudah berada di Mapolres Simalungun," katanya. (alj/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved