Breaking News:

PSMS U-17 Kalah Adu Penalti, Klub Asal Paluta Ini Juara Turnamen Pra-Soeratin

Klub asal Padanglawas Utara, Saba Bangunan United, berhasil menjuarai turnamen Pra-Soeratin U-17.

Penulis: Muhammad Ardiyansyah | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/HO
Skuat SBU U-17 foto bersama skuat PSMS U-17 sebelum memulai pertandingan final Piala Pra Soeratin, di Lapangan Sei Semayang, Medan Sunggal. Pada pertandingan itu, SBU U-17, memaksa PSMS U-17 mengakui keunggulannya lewat adu penalti, 5-4. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Klub asal Padanglawas Utara, Saba Bangunan United, berhasil menjuarai turnamen Pra-Soeratin U-17 setelah menaklukkan PSMS U-17 di Lapangan Sei Semayang, Minggu (11/7/2021). 

Klub-klub yang turut meramaikan antara lain PSMS U-17, PSKB Binjai, Perpapi Tebing Tinggi, PTP Sumut, Padas Asahan, GMK Medan Krio, dan tuan rumah Mayang Putra Sei Semayang.

Pelatih Saba Bangunan United U-17, M Yunus Saragih mengatakan, ini merupakan perjuangan dan hasil kerja keras bersama.

"Kita apresiasi kerja keras semuanya. Semoga kesuksesan ini tertular sampai Piala Soeratin nanti," katanya, Kamis (15/7/2021). 

PSMS lebih dulu unggul melalui Ricky yang kemudian dibalas oleh Novsar. Sampai waktu normal berakhir, kedudukan tetap sama, 1-1. Wasitpun memutuskan untuk melanjutkan melalui titik dua belas pas.

Lewat drama adu penalti, Saba Bangunan akhirnya berhasil unggul dengan skor, 5-4 melalui algojonya, Wahyu Adhyaksa, Ridwan, Nicko, dan Surya Atmaja. 

Sedangkan Arkhan, pemain terbaik Piala Soeratin Nasional tahun 2019 saat di Blitar, gagal karena ditepis penjaga gawang PSMS. Pemain terbaik diraih kapten Saba Bangunan United, Surya Atmaja. 

Yunus mengatakan, sebelumnya para pemain mengikuti proses latihan di Medan. Beberapa pemain yang berasal dari wilayah Kabupaten Paluta, seperti Purba Sinomba dan Aek Godang, terlebih dahulu harus izin dari sekolah, selama persiapan tim.

Adapun pemain yang berasal dari Kabupaten Paluta yaitu, Irman Hasonangan Ritonga, Safry Laung Tua Siregar, dan Fauzul Harahap. Skuat ini juga diisi pemain yang berasal dari Kota Medan seperti, Risky Anugrah Hasibuan, Arkhan, Nicko, Wahyu Adhyaksa, Ridwan, Surya Atmaja, Fajar, Tiyo, Alexander, Fahrurozi, Ricko, Ramzaya, Oky saputra, David Kusuma, Surya Mahendra, Novsar Ocan, dan Valdo.

Dalam perjalanan menuju final, skuat Saba Bangunan United U-17, mengalahkan Perpapi Tebing Tinggi 4-0, dan Padas Asahan 2-0. Sementara itu di babak perdelapan final, Saba Bangunan mengalahkan PSKB Binjai 1-0, dan semifinal menang 1-0 atas GMK Medan Krio.

Manejer Tim Saba Bangunan United, Fidel Ganis Siregar yang juga Exco Asprov PSSI Sumut bidang Pembinaan Usia Muda dan bidang Kepelatihan, mengapresiasi capaian tim Northern Prairie Warriors.

"Ini merupakan langkah awal untuk persiapan Kompetisi Piala Soeratin U-17 Asprov Sumut. Persiapan tim secara rutin dikoordinasikan kepada ketua KONI Paluta, Henry Bosar Harahap dan Kadispora Paluta Bikrul Munawar Harahap," ujarnya. (cr12/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved