Breaking News:

TIGA Anggota DPRD Sergai Kunjungan Kerja tanpa Surat Tugas saat Mendampingi Bupati ke Taput

Namun, keberangkatan tiga anggota dewan tersebut diduga tanpa mengantongi Surat Perintah Tugas (SPT) dan Surat Perjalanan Perintah Dinas (SPPD).

Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/MUHAMMAD ANIL
Bupati Sergai, Darma Wijaya beserta rombongan melaksanakan studi tiru ke Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) Provinsi Sumatera Utara, terkait program, pada, Selasa (13/07/2021). (TRIBUN MEDAN/MUHAMMAD ANIL) 

TRIBUN-MEDAN.com, SERGAI - Tiga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) melakukan kunjungan kerja (kunker) dalam Provinsi.

Namun, keberangkatan tiga anggota dewan tersebut diduga tanpa mengantongi Surat Perintah Tugas (SPT) dan Surat Perjalanan Perintah Dinas (SPPD).

Adapun tiga oknum anggota DPRD itu yakni Togar Situmorang (Ketua Komisi A - Fraksi PDI-P), Taufik Kurahman (Fraksi Demokrat) dan Suryadi (Fraksi Nasdem).

Ketiganya mendampingi Bupati Sergai, Darma Wijaya beserta rombongan melaksanakan studi tiru ke Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) Provinsi Sumatera Utara, terkait program Data Desa Presisi, pada, Selasa (13/07/2021).

Sememtara itu, hadir dalam kegiatan ini Sekdakab Sergai HM Faisal Hasrimy, Ketua Komisi A DPRD Tapanuli Utara Ombun Simanjuntak beserta anggota, para kepala OPD Sergai, para kepala OPD Tapanuli Utara, para camat se-Sergai serta kepala desa se Sergai.

Terpisah, menanggapi hal itu Sekretaris DPRD Sergai H Suprin mengatakan bahwa ia tidak mengetahui keberangkatan tiga anggota DPRD Sergai tersebut.

"Saya tidak tahu dan SPT mereka tidak ada dari DPRD Sergai. Kalau seperti itu Pimpinan DPRD harus tau kegiatan para anggota DPRD apalagi keluar Daerah," ucap Suprin, Kamis (15/7/2021).

Sementara Koordinator Komisi A DPRD Sergai, Samsul Bahri ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan bahwa keberangkatan toga anggota Komisi A DPRD tersebut tidak mengantongi SPT.

"Memang gak ada," singkatnya.

Sementara itu, satu di antaranya anggota dewan yang ikut dan diduga tak mengantongi Surat Perintah Tugas (SPT) dan Surat Perjalanan Perintah Dinas (SPPD), Taufik Kurahman (Fraksi Demokrat) mengatakan, meski tidak ada surat-surat tersebut, tidak ada masalah baginya.

"Itu tidak ada masalah mengenai pemberangkatan tersebut, sebab kita menggunakan kocek sendiri, lagipun ini uang pribadi, dan kita berangkatkan menguntungkan masyarakat yg dimana kita mendapat ilmu dalam pemberangkatan tersebut, dan tidak merugikan negara," ujar Taufik.

(cr23/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved