Breaking News:

Jangan Coba-coba Melanggar PPKM Darurat, Kapolda Sumut: Catat baik-baik, Sanksinya Sudah Dijelaskan

Wali Kota Medan, Bobby Nasution mengatakan, PPKM Darurat bertujuan untuk mengurangi mobilitas masyarakat Kota Medan. 

Editor: jefrisusetio
Tribun-medan.com/Arjuna Bakkara
Walikota Medan, Bobby Nasution memimpin apel operasi kontijensi "Aman Nusa II Toba" dalam rangka pelaksanaan PPKM darurat kota Medan, di Jalan Pulau Penang, Lapangan Merdeka, Medan, Senin (12/7/2021). 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Wali Kota Medan, Bobby Nasution mengatakan, PPKM Darurat bertujuan untuk mengurangi mobilitas masyarakat Kota Medan

Jadi, warga harus menunda kegiatan-kegiatan yang dirasa tidak perlu. Dan, masyarakat lebih baik beraktivitas di rumah. 

“Selama PPKM Darurat kita lakukan aktifitas di rumah dengan memanfaatkan dan menggunakan teknologi. Sebab Kita sudah mulai terbiasa melakukannya, contohnya dengan rapat virtual, ini tidak ada bedanya dengan kegiatan rapat tatap muka karena hasil rapat bisa disampaikan. Jadi kita minta masyarakat sudah bisa menggunakan digitalisasi teknologi untuk mempermudah kegiatannya. Jangan hanya dibilang kita ingin membatasi-membatasi,” Kata Wali Kota Medan Bobby Nasution usai melakukan evaluasi PPKM Darurat di Kota Medan bersama Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko dan Dandim 0202/BS Kol Inf Agus Setiandar serta para kapolsek di Pos Polantas Lapangan Merdeka. 

Ia menjelaskan, setelah diterapkan PPKM Darurat di Kota Medan, aktivitas masyarakat berkurang. 

Akan tetapi, yang paling adalah penerapan protokol kesehatan dengan baik. 

“Saat ini memasuki hari ketiga dan merupakan hari terakhir kita sosialisasi PPKM darurat di Kota Medan. Selama tiga hari ini sudah menunjukkan angka yang baik dalam arti mobilitas atau aktivitas masyarakat sudah berangsur-angsur berkurang dan mengikuti aturan PPKM Darurat dibandingkan dengan hari pertama yang masih padat dan ramai,”Jelas Bobby Nasution.

Penyekatan di 18 Titik. 

Bobby Nasution menambahkan, Pemerintah Kota Medan bersama kepolisian melakukan penyekatan di 18 titik. 

Adapun rinciannya, 5 titik berada di pintu masuk Kota Medan, 10 titik di inti Kota Medan dan 3 titik di kawasan Medan Belawan. 

“18 titik ini permanen. Maka saya mengajak masyarajat agar bisa sama-sama menerapkan protokol kesehatan 5M ketika beraktifitas. Ayo masyarakat Kota Medan kita patuhi protokol kesehatan gunakan masker, masih banyak masyarakat kita yang belum patuh prokes. Ini tugas kita juga terus-menerus mengingatkan masyarakat,” Ujar Bobby Nasution.

Kemudian Bobby Nasution juga mengungkapkan terkait dengan kegiatan kuliner yang masih boleh dilakukan selama PPKM Darurat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved