Breaking News:

News Video

Kapolres Siantar Pimpin Konferensi Pers Kasus Ganja Asal Aceh Seberat 14,5 Kilogram

Kapolres dalam paparannya mengungkapan penangkapan diawali tertangkapnya seorang pria bernama Fajar di depan Pos Polisi depan Ramayana, tepatnya Jalan

Penulis: Alija Magribi | Editor: heryanto

Kapolres Siantar Pimpin Konferensi Pers Kasus Ganja Asal Aceh Seberat 14,5 Kilogram

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Kapolres Pematangsiantar AKBP Boy Sutan Binanga Siregar memimpin konferensi pers pengungkapan kasus narkotika jaringan antarprovinsi sebesar 14,5 Kilogram, Jumat (16/7/2021)) sore. Ganja tersebut sesuai penelusuran didatangkan dari Aceh untuk diedarkan di Kota Pematangsiantar.

Kapolres dalam paparannya mengungkapan penangkapan diawali tertangkapnya seorang pria bernama Fajar di depan Pos Polisi depan Ramayana, tepatnya Jalan Sutomo Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Siantar Timur.

"Personel Sat Narkoba berangkat ke alamat yang diinformasikan untuk melakukan penyelidikan dan menemukan seorang laki-laki yang dicurigai yang sesuai dengan informasi sedang duduk di depan pos polisi," kata Kapolres.

Dari tangan bernama Fajar (21), masih warga Kelurahan Siantar Timur, terdapat 1 bal ganja dan handphone. Berdasarkan keterangan awal, Fajar mengatakan barang haram miliknya ia dapatkan dari Mangatur alias Artur (45), warga Kelurahan Parhorasan Nauli, Kecamatam Siantar Marihat. Polisi pun bergerak menuju lokasi Artur berada.

Kapolres mengatakan, penyelidikan berlanjut pada Kamis (15/7/ 2021) pagi. Polisi berhasil mengamankan Mangatur alias Artur di Jalan Sudirman Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat, dan berlanjut memeriksa kediamannya.

"Artur mengakui menyimpan narkotika jenis ganja di sebuah rumah. Kemudian dilakukan penggeledahan dan dari bawah kolong tempat tidur ditemukan barang bukti 1 buah goni yang didalamnya ada 12 bal narkotika diduga jenis ganja," terang Kapolres.

Kemudian dari sebuah rumah di Parsoburan milik Artur, Polisi kembali menemukan ganja sebanyak satu bal yang disimpan di dinding kamar.

Dari pemeriksaan, diketahui bahwa ganja yang didapat berasal dari provinsi Aceh. Ganja dijeput rekan mereka bernama Doni dan Anto. Selanjutnya dilakukan pencarian terhadap Doni dan Anto yang kemudian berhasil diamankan di sebuah kos kosan di Jalan Akasia, Perumnas Batu VI, Kabupaten Simalungun.

Kemudian dilakukan penggeledahan dan dari atas asbes di kamar mandi ditemukan 1 buah baju warna hitam yang digulung dan di dalamnya ada 14 paket narkotika diduga ganja, 1 buah plastik merah yang berisi 21 paket narkotika diduga jenis ganja, 1 buah plastik biru yang berisi 26 paket narkotika diduga jenis ganja.

"Kemudian seluruh barang bukti dikumpulkan dan bersama ke empat tersangka dibawa ke kantor Sat Narkoba Polres Pematangsiantar untuk dilakukan pengembangan. Jumlah seluruh barang bukti ganja dengan berat bruto 14,5 Kilogram," pungkas Kapolres seraya menyebut narkotika merupakan jaringan antarprovinsi.

(alj/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved