Breaking News:

Khazanah Islam

Kurban untuk Orang Sudah Meninggal, Sampaikah Pahalanya? Ini Kata Ustadz Mana Lebih Diutamakan

Berikut dijelaskan oleh Ustadz Abdul Somad dan Buya Yahya tentang hukum ini. Ini untuk menjawab waktu kurban yang berdasarkan sidang Isbat

Editor: Dedy Kurniawan
Ist
Kurban untuk Orang Sudah Meninggal, Sampaikah Pahalanya? 

TRIBUN-MEDAN.com - Bagaimana fiqih atau hukum berkurban untuk orang yang sudah meninggal? 

Apakah sah diterima pahala berkurban atas nama almarhum atau almarhumah yang sudah meninggal dunia? 

Baca juga: Adab-adab dan Tata Cara Menyembelih Hewan Kurban, Persiapan Niat, Pisau, dan Arah Kiblat

Hukum kurban tersebut kerap menjadi pertanyaan kalangan masyarakat. Terutama, ketika menjelang Hari Raya Idul Adha, atau bulan Dzulhijjah.

Ternyata, ada penjelasan beberapa mazhab menyikapi hukum berkurban untuk keluarga yang telah meninggal dunia. 

Berikut dijelaskan oleh Ustadz Abdul Somad dan Buya Yahya tentang hukum ini. Ini untuk menjawab waktu kurban yang berdasarkan sidang Isbat pada Sabtu (10/7/2021) lalu. 

Telah ditetapkan awal bulan Dzulhijjah 1442 H atau 1 Dzulhijjah 1442 H jatuh pada Minggu 11 Juli 2021.Sehingga 10 Dzulhijjah 1442 H atau Hari Raya Idul Adha 1442 H jatuh pada Selasa 20 Juli 2021.

Peternak memberi pakan sapi yang dijual untuk hewan kurban di peternakan di Jalan Avros, Medan, Selasa (13/7/2021). Penjualan Sapi untuk kebutuhan kurban mengalami penurunan hingga 20 persen dibanding tahun lalu, dijual mulai Rp11 juta hingga 35 juta per ekor sesuai ukuran.
Peternak memberi pakan sapi yang dijual untuk hewan kurban di peternakan di Jalan Avros. Penjualan Sapi untuk kebutuhan kurban mengalami penurunan hingga 20 persen dibanding tahun lalu, dijual mulai Rp11 juta hingga 35 juta per ekor sesuai ukuran. (TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR)

Besarnya keutamaan dan pahala kurban membuat banyak umat muslim berlomba-lomba untuk menunaikan ibadah sunnah pada setiap lebaran Idul Adha.

Tak sedikit masyarakat beranggapan ingin melakukan ibadah kurban sebagai doa amalan jariyah untuk keluarga yang telah meninggal dunia. Di antara amal jariyah dimaksud ilmu yang bermanfaat yang mengalir, sedekah harta jariyah dan doa dari anak sholeh.

Soal hukum berkurban untuk orang yang telah meninggal pernah dibahas oleh ulama nasional, Ustadz Abdul Somad atau UAS. Beliau menyampaikan lewat lisan ceramahnya, secara tertulis di laman blog UAS, di kanal-kanal YouTube

Seperti ditulis UAS di halamannya somadmorocco.blogspot.com, ada ikhtilaf ulama mengenai hukum menyembelih kurban untuk orang yang sudah meninggal dunia. Dia menjelaskan secara rinci sesuai mazhab-mazhab yang diyakini .

Ceramah UAS
Ceramah UAS (Ist)
Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved