News Video
Mulai Hari Ini Toko Pedagang Non Esensial Pasar Tradisional Medan Tutup Sementara
Di samping itu, terlihat masih ada beberapa pengunjung yang hendak belanja di toko non esensial bahkan terkejut saat melihat suasana pasar tradisional
Mulai Hari Ini Toko Pedagang Non Esensial Pasar Tradisional Medan Tutup Sementara
TRIBUN-MEDAN. com, MEDAN - Amatan www.tribunmedan.com sejumlah toko pedagang non esensial di pasar tradisional Kota Medan mulai hari ini telah tutup sementara hingga tanggal 20 Juli 2021.
Pasar tradisional tersebut seperti Pasar Petisah, Pajak Ikan Lama, dan Pusat Pasar Medan.
Kabag Hukum Humas PD Pasar Petisah Hafiz Ibrahim Siregar mengutarakan bahwa hanya toko sembako, sayur mayur, dan toko esensial lainnya yang diizinkan beroperasi.
"Kita mulai hari ini hingga tanggal 20 Juli sudah tutup khususnya untuk pedagang non esensial seperti pakaian, kosmetik, dan lainnya," ujar Hafiz, Jumat (16/7/2021).
Ditambahkannya terkait penutupan sementara ini telah disosialisasikan beberapa hari lalu dengan para pedagang.
"Hal ini sudah kami sosialisasi jauh hari hingga semalam puncak kami imbau untuk tutup sementara," kata Hafiz.
Bahkan dengan kebijakan ini menurutnya tentu berpengaruh pada pedapatan mereka karena tidak ada restibusi atau pengutipan dan ia mengaku ada sekitar ratusan pedagang non esensial yang harus tutup sementara.
Sementara itu, Endar Lubis selaku pedagang pakaian maupun perlengkapan busana muslim Pajak Ikan Lama Medan mengutarakan dengan kebijakan ini sangat membuat mereka para pedagang resah.
"Bagaimana kelangsungan hidup karyawan. Kita sudah tutup tapi apa kompensasi pemerintah. Nanti kita mati bukan karena corona tapi kelaparan," ujar Endar.
"Yang saya pikirkan bagaimana nasib pegawai saya, apa yang mau dimasaknya berhibung kami harus tutup," tambahnya.
Dalam hal ini, ia hanya dapat mematuhi kebijakan pemerintah.
"Kebijakan ini harusnya dari awal sudah di lock down bukan pas mau Idul Adha, maaf ini bukan Sara sementara moment ini adalah yang ditunggu seperti kami para pedagang muslim. Ini di ujung-ujungnya baru mau tutup. Lama-lama numpuk nanti barang di ekspedisi karena kami tutup sementara," katanya.
Selain itu para pedagang toko non esensial lainnya di pasar tradisional juga mengungkapkan hal yang sama dan sebagian besar terpaksa menutup karena takut didenda.
Di samping itu, terlihat masih ada beberapa pengunjung yang hendak belanja di toko non esensial bahkan terkejut saat melihat suasana pasar tradisional sudah sepi.
Namun di Pusat Pasar Medan terpantau masih terdapat beberapa toko non esensial yang masih nekat untuk berjualan.
(cr20/tribun-medan.com)