Breaking News:

Polres Siantar Gagalkan Peredaran 14,5 Kilogram Ganja Jaringan Asal Aceh

Kasubbag Humas Polres Pematangsiantar AKP Rusdi Ahya mengatakan, pengungkapan kasus ini berdasarkan informasi dari masyarakat.

Penulis: Alija Magribi | Editor: Ayu Prasandi
HO
Empat pelaku sindikat pengedar ganja asal Aceh diamankan Sat Narkoba Polres Pematangsiantar, Kamis (15/7/2021) 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR- Polres Pematangsiantar menggagalkan aksi peredaran narkoba jenis ganja seberat 14,5 Kilogram, Rabu (14/7/2021) malam.

Ganja tersebut sesuai penelusuran didatangkan dari Aceh untuk diedarkan di Kota Pematangsiantar.

Kasubbag Humas Polres Pematangsiantar AKP Rusdi Ahya mengatakan, pengungkapan kasus ini berdasarkan informasi dari masyarakat.

Di mana disebutkan bahwa ada seorang laki-laki yang membawa narkotika jenis ganja di depan Pos Polisi depan Ramayana, tepatnya Jalan Sutomo Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Siantar Timur.

"Personel Sat Narkoba berangkat ke alamat yang diinformasikan untuk melakukan penyelidikan dan menemukan seorang laki-laki yang dicurigai yang sesuai dengan informasi sedang duduk di depan pos polisi," kata Rusdi.

Personel Sat Narkoba langsung menyergap laki-laki tersebut yang kemudian diketahui bernama Fajar (21), masih warga Kelurahan Siantar Timur. Dari tangannya terdapat 1 bal ganja dan handphone.

Baca juga: Menyayat Hati Tingkah Anak Wenny Ariani, Mungkin Sudah Tahu Anak Rezky Aditya: Mama, Aku Salut

Berdasarkan keterangan awal, Fajar mengatakan barang haram miliknya ia dapatkan dari Artur (45), warga Kelurahan Parhorasan Nauli, Kecamatam Siantar Marihat. Polisi pun bergerak menuju lokasi Artur berada.

Rusdi mengatakan, pada Kamis (15/7/ 2021) pagi, petugas berhasil mengamankan Artur di Jalan Sudirman Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat, dan berlanjut memeriksa kediamannya.

"Artur mengakui menyimpan narkotika jenis ganja di sebuah rumah. Kemudian dilakukan penggeledahan dan dari bawah kolong tempat tidur ditemukan barang bukti 1 buah goni yang didalamnya ada 12  bal narkotika diduga jenis ganja," terang Rusdi.

Kemudian dari sebuah rumah di Parsoburan, Polisi kembali menemukan ganja sebanyak satu bal yang disimpan di dinding kamar.

Dari pemeriksaan, Fajar mengatakan  bahwa yang menjemput narkotika jenis ganja dari provinsi Aceh adalah Doni  dan Anto. Selanjutnya dilakukan pencarian terhadap Doni dan Anto yang kemudian berhasil diamankan di sebuah kos kosan di Jalan Akasia, Perumnas Batu VI, Kabupaten Simalungun. 

Baca juga: Investasi Saham Makin Tren, Ada Tiga Papan Pengelompokan Saham yang Perlu Diketahui Pemula

Kemudian dilakukan penggeledahan dan dari atas asbes di kamar mandi ditemukan 1 buah baju warna hitam yang digulung dan di dalamnya ada 14  paket narkotika diduga ganja, 1 buah plastik merah yang berisi 21 paket narkotika diduga jenis ganja, 1 buah plastik biru yang berisi 26 paket narkotika diduga jenis ganja

"Kemudian seluruh barang bukti dikumpulkan dan bersama ke empat tersangka dibawa ke kantor Sat Narkoba Polres Pematangsiantar untuk dilakukan pengembangan. Jumlah seluruh barang bukti ganja dengan berat bruto 14,5 Kilogram," pungkas Rusdi.

(alj/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved