Breaking News:

News Video

Tanam Jagung Bersama Masyarakat, Bupati Toba Poltak Sitorus: Kita Mau Pertanian Makmur dan Sejahtera

Tepatnya di Desa tersebut, masyarakat petani akan menyediakan lahan sawah sebanyak 30 hektar sebagai wadah penanaman bibit jagung unggul.

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Ade Saputra

Tanam Jagung Bersama Masyarakat, Bupati Toba Poltak Sitorus: Kita Mau Pertanian Makmur dan Sejahtera

TRIBUN-MEDAN.COM, TOBA - Bupati Toba Poltak Sitorus bersama masyarakat Desa Narumonda VI, Kecamatan Siantar Narumonda, Kabupaten Toba sedang menanam jagung di bawah terik matahari.

Diperkirakan lahan sawah yang akan ditanami di kawasan Toba seluas 3300 hektar.

Tepatnya di Desa tersebut, masyarakat petani akan menyediakan lahan sawah sebanyak 30 hektar sebagai wadah penanaman bibit jagung unggul.

"Kita akan tingkatkan hasil tanah kita dengan menggunakan lahan sawah sebagai wadah penanaman jagung," ujar Bupati Toba Poltak Sitorus saat berada di areal tanam jagung di Desa Narumonda VI, Kecamatan Siantar Narumonda, Kabupaten Toba pada Jumat (16/7/2021).

"Program ketahanan pangan merupakan program strategis nasional ketahanan pangan yang wajib kita sukseskan sesuai dengan visi dan misi kabupaten Toba yakni pertanian makmur dan sejahtera," lanjutnya.

Ia melanjutkan bahwa penanaman jagung berdasar pada kondisi lahan di Kabupaten Toba yang mencukupi, dan dikenal sebagai kabupaten agraris.

"Kabupaten Toba dalah kabupaten agraris dimana sektor pertanian menjadi sektor penyumbang tertinggi di Kabupaten Toba, yakni 31,26 persen," sambungnya.

Selain lahan tersedia, jumlah petani aktif yang mencapai 60 persen akan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat di bidang pertanian di kawasan Toba.

"Di Kabupaten Toba ada 60 persen petani aktif dengan luas lahan sawah 17438 hektar dan indeks pertanaman lahan sawah di Kabupaten Toba yang sangat rendah yakni 1,25 persen," ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya melihat banyaknya lahan tidur pascapanen padi membuat wadah penanaman jagung.

"Artinya terdapat 13078 hektar saeah di Toba yang masih menganggur setelah kita tanam padi. Setiap tahunnya, di bulan Juni hingga Agustus sudah panen dan masih banyak menganggur di bulan Januari hingga Februari," sambungnya.

"Program pertanaman jagung di lahan sawah yang kita launching hari ini adalah dalam rangka peningkatan Indeks Pertanaman Lahan Sawah dengan target kita 1,5 dengan dukungan stimulus dari Pemkab Toba sebanyak 40058 kilogram benih jagung dengan merek Hibrid Pioneer 32," pungkasnya.

(cr3/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved