Breaking News:

Destinasi Wisata di Toba Tetap Jalankan Prokes Ketat, Sekdakab:Satgas Covid-19 Telah Lakukan Edukasi

Lebih lanjut, pihak Polres Toba memastikan bahwa personil kepolisian dan Satgas Covid-19 Kabupaten Toba menjalankan patroli

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/ MAURITS PARDOSI
Satu diantara destinasi wisata di Kabupaten Toba adalah desa Lumban Bulbul.  

TRIBUN-MEDAN.com, TOBA - Pemberlakuan Perpanjangan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) akibat melonjaknya kasus positif Covid-19 di Kabupaten Toba membuat lokasi destinasi wisata di Toba menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Terkait hal ini, Sekretaris Daerah Kabupaten Toba Audi Murphy Sitorus menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan edukasi bagi masyarakat yang mengelola tempat wisata yang ada di Kabupaten Toba.

Baca juga: Harga Bahan Pangan di Pasar Tradisional Binjai Stabil Jelang Idul Adha

"Surat edaran sudah kita buat dan itu kita sudah sosialisasikan kepada masyarakat.

Yang kita buat bukan dengan adanya penjaga khusus, tapi pihak Satgas tetap berpatroli untuk melihat kondisi di kawasan pariwisata tersebut," ujar Sekdakab Toba Audi Murphy Sitorus saat dikonfirmasi tribun-medan.com pada Sabtu (17/7/2021).

"Petugas kita patroli dan mengedukasi masyarakat agar tetap jaga prokes di sana. Karena banyak juga spot destinasi di kawasan kita ini," sambungnya.

Lebih lanjut, pihak Polres Toba memastikan bahwa personil kepolisian dan Satgas Covid-19 Kabupaten Toba menjalankan patroli di sejumlah destinasi wisata yang ada di Kabupaten Toba.

"Ada, dengan cara bhabinkamtibmas patroli ke desa tersebut," ujar Kasubbag Humas Polres Toba Iptu Bungaran Samosir.

Baca juga: Link Pengumuman Kelulusan Seleksi Masuk Mandiri USU dan Jadwal Daftar Ulang

Lebih lanjut, pihak Pemerintah Kabupaten Toba telah mengeluarkan Surat Edaran Bupati Nomor 440/3174/Satgas/Covid-19/2021 dan diberlakukan mulai hari Kamis (15/7/2021) hingga waktu yang belum ditentukan.

Terkait hal ini, Bupati Toba Poltak Sitorus telah menegaskan beberapa hal sekaitan pembatasan aktivitas masyarakat guna menanggulangi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Toba. Hal ini menyinggung aktivitas perhotelan, warung, tempat wisata dan tempat hiburan.

Pertama, jumlah tamu/pengunjung dibatasi sebanyak 25% (dua puluh lima persen) dari kapasitas yang tersedia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved