Breaking News:

Kesehatan

KENALI Efek Samping Vaksin Covid, Jangan Takut Lengan Sakit, Setelah Vaksin Timbul Gejala Lain

Sama seperti vaksinasi pada umumnya, suntik vaksin Covid-19 yang kini sedang gencar dilaksanakan juga menimbulkan efek samping.

Editor: Salomo Tarigan
ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/pras
Petugas medis menyuntikkan vaksin kepada seorang wanita 

Sakit kepala biasanya terjadi setelah mendapat vaksin Covid-19 dosis kedua. Obat terbaik adalah obat pereda nyeri.

5. Mual

Sekitar 3,5 persen orang mengeluh mengalami mual setelah mendapat vaksin Covid-19 dosis kedua. Beberapa bahkan ada yang sampai muntah. Apabila terasa mual setelah menerima vaksin, cobalah untuk tetap terhidrasi dengan baik dan cari solusi yang sebelumnya berhasil mengatasi mual.

6. Nyeri otot

Beberapa orang melaporkan nyeri tubuh dan nyeri otot setelah menerima vaksin Covid-19 dosis kedua. "Jika rasa nyeri menjadi semakin parah, cobalah minum pereda nyeri yang sama untuk sakit kepala," kata Baumgarten.

7. Kelenjar getah bening bengkak

Tidak seperti efek samping vaksin lain yang biasanya hanya bertahan satu atau dua hari, pembengkakan kelenjar getah bening akibat suntik vaksin Covid-19 membutuhkan waktu sedikit lebih lama untuk hilang. "Berdasarkan pengalaman, pembengkakan kelenjar getah bening efeknya hilang selama beberapa minggu,” kata Baumgarten.

Para ahli merekomendasikan untuk menunda mendapatkan mammogram atau pemeriksaan pembengkakan kelenjar getah bening selama 4-6 minggu setelah vaksin Covid-19. Sebab pembengkakan kelenjar getah bening di ketiak dapat menyebabkan hasil positif palsu pada mammogram. Jika pembengkakan terasa nyeri, cobalah minum obat pereda nyeri yang dijual bebas.

Efak Samping Langka Terjadi

Efek samping suntik vaksin Covid-19 yang sangat langka

Pada beberapa orang, bisa juga muncul efek samping yang sangat langka usai menerima vaksin Covid-19 dosis kedua, yakni:

1. Reaksi alergi

Pada awal peluncuran vaksin, beberapa orang mengalami reaksi anafilaksis (alergi) parah setelah mendapatkan suntik vaksin Covid-19 dosis pertamanya. Reaksi ini terjadi pada orang yang memiliki riwayat reaksi alergi yang serius.

Namun semua kejadian berhasil diobati. "Secara umum, alergi terhadap obat-obatan biasa terjadi," kata Baumgarten.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved