Breaking News:

Asosiasi UMKM Sumut Sambut Positif Endorse Produk dari Gubernur Edy Rahmayadi

Dikatakan Ujiana, program promosi produk ini begitu membantu dimasa PPKM Darurat yang membuat para pelaku UMKM terpuruk.

Penulis: Kartika Sari | Editor: Ayu Prasandi
HO
Ketua Asosiasi UMKM Sumut Ujiana Sianturi saat mempromosikan produk UMKM Sumut kepada Ketua PKK Sumut, Nawal Lubis di Rumah Dinas Gubernur beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Bantuan endorse gratis di Instagram oleh Gubernur Edy Rahmayadi mendapat tanggapan positif dari Asosiasi UMKM Sumut

"Ini sangat bagus beliau mendukung UMKM. Pelaku UMKM sangat bangga jika para pejabat endorse produk-produk mereka apalagi yah jika bisa dibeli atau diimbau kepada ASN di Sumut untuk membeli atau belanja dari UMKM," ungkap Ketua Asosiasi UMKM Sumut Ujiana Sianturi, Minggu (18/7/2021).

Baca juga: Apa Itu Obat Azithromycin? Tidak Digunakan Lagi sebagai Obat Covid-19, Ini Alasan Kemenkes

Dikatakan Ujiana, program promosi produk ini begitu membantu dimasa PPKM Darurat yang membuat para pelaku UMKM terpuruk.

"Semasa PPKM Darurat ini pelaku UMKM cukup kebingungan harus bagaimana. Kalau kita berbicara dari segi bantuan sepertinya sudah malas meminta, yang penting tetap beraktivitas. Setelah diberlakukan PPKM darurat ini bukan terpuruk lagi tapi sudah ada yang tutup," ujarnya.

"Dengan kita jalani seminggu ini seperti sudah hampir mati kita serasa 10 tahun diberlakukan. Karena kita tak bisa kemana-mana. Biasanya kita selalu bertemu dengan pelaku UMKM lain untuk berdiskusi tapi sangat kurang prospek itu zoom akhirnya juga kita malas karena terkadang tidak ada outputnya," tambah Ujiana.

Dikatakan Ujiana, dirinya turut mendukung adanya PPKM darurat ini, namun diharapkan pemerintah mampu memberikan solusi kepada masyarakat ataupun pelaku UMKM.

"Jika bisa itu ditanggulangi oleh pemerintah kita, saya pikir masyarakat akan mampu patuh berdiam di rumah. Pengusaha khususnya pelaku UMKM akan semakin banyak yang tumbang jika PPKM darurat kembali diperpanjang," kata Ujiana. 

Baca juga: Pemain PSMS Medan Ini Berharap Liga Bisa Bergulir dan Jangan Ditunda Lagi

Kedepannya, Ujiana berharap agar PPKM tidak diperpanjang lantaran saat ini banyak negara yang tertarik untuk mengimpor produk seperti kripik pisang ataupun kripik singkong, sambal andaliman, bawang goreng, tauco yang saat ini dinikmati.

"Saat ini banyak negara contohnya Singapura yang tertarik dengan produk UMKM kita seperti makanan dan minuman.

Setelah PPKM Darurat akan kita kirimkan produk ini. Ini cara Asosiasi UMKM Sumut agar produk UMKM dapat terjual ke luar negeri. Kita harapkan PPKM Darurat ini dapat segera berakhir," pungkasnya.

(cr13/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved