Breaking News:

News Video

RS Tembakau Deli Jadi Opsi Tempat Perawatan Pasien Covid-19, Aulia: Kita Masih Cari yang Lebih Baik

Bangunan bekas rumah sakit tertua di Kota Medan, Rumah Sakit Tembakau Deli yang terletak di Jalan Putri Hijau menjadi opsi tempat pasien Covid-19.

Penulis: Rechtin Hani Ritonga | Editor: M.Andimaz Kahfi

RS Tembakau Deli Jadi Opsi Tempat Perawatan Pasien Covid-19, Aulia: Kita Masih Cari yang Lebih Baik

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Bangunan bekas rumah sakit tertua di Kota Medan, Rumah Sakit Tembakau Deli yang terletak di Jalan Putri Hijau menjadi opsi tempat perawatan pasien Covid-19 bergejala sedang dan berat.

Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman mengatakan, pihaknya masih mengkaji apakah RS yang sudah 10 tahun tak berfungsi ini dapat digunakan sebagai lokasi RS darurat Covid-19.

"Dari hasil pertemuan ini kita masih lihat dulu ya apakah ada opsi-opsi yang lain, apakah ada yang lebih bagus tempatnya. Kita masih dalam kajian mana yang percepatannya itu lebih efektif," kata Aulia di RS Tembakau Deli, Minggu (18/7/2021).

Aulia menuturkan, pihaknya masih mempertimbangkan apakah renovasi RS Tembakau Deli dapat terkejar dengan target penanganan Covid-19 di masa PPKM darurat yang harus bisa selesai secepatnya.

"Inikan kita sudah diskusikan di dalam bahwa ini butuh waktu sekian lama, sementara kita butuh urgent. Makanya kita nanti akan lihat di RS Pirngadi sama Hotel Soechi serta RS Adam Malik. Jadi belum ada keputusan apakah ini jadi lokasi atau tidak," tuturnya.

Dikatakannya, renovasi RS Tembakau Deli diperkirakan membutuhkan waktu yang lama.

"Itu yang menjadi pertimbangan kami. Karena kita butuh yang cepat dan efektif," tambahnya.

Awalnya, kata Aulia, pihaknya memasukkan RS Tembakau Deli sebagai opsi karena mempertimbangkan lokasinya yang sangat dekat dengan pusat Kota Medan.

"Alasan kita menjadikan ini opsi untuk jadi tempat isolasi karena ini di inti kota. Aksesnya sangat mudah, yang kedua ini juga basicnya rumah sakit. Jadi sudah ada polanya, ini masih dalam kajian. Ini masih dalam kajian, intinya kita masih kaji," ungkapnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved