Breaking News:

News Video

Tantangan Utama Polisi Terapkan PPKM Darurat, Nanang: Banyak Warga Tak Kooperatif

Sejauh ini, kepanikan masyarakat ketika diberhentikan personel kepolisian lah yang menjadi kendala utama.

Penulis: Goklas Wisely | Editor: M.Andimaz Kahfi

Tantangan Utama Polisi Terapkan PPKM Darurat, Nanang: Banyak Warga Tak Kooperatif

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Personel kepolisian menyebutkan tindakan masyarakat yang tidak kooperatif menjadi tantangan utama saat melaksanakan tugas di pos penyekatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Hal itu disampaikan oleh Iptu Nanang Kusumo dari Ditlantas Polda Sumut saat bertugas di pos PPKM Darurat Kampung Lalang, Minggu (18/7/2021).

"Misalnya pengendara yang kabur dan bahkan menabrak petugas karena tidak pakai masker. Padahal kita tidak lakukan penindakan hanya sosialisasikan pentingnya menjaga kesehatan," kata Nanang kepada Tribun Medan.

Sejauh ini, kepanikan masyarakat ketika diberhentikan personel kepolisian lah yang menjadi kendala utama.

Dia pun menerangkan, PPKM darurat yang telah berlangsung selama 7 hari ini telah membuat masyarakat semakin taat pada protokol kesehatan.

"Kalau tidak bawa masker juga karena tinggal bukan tidak mau. Presentase kepatuhan masyarakat atas protokol kesehatan sudah sekitar 90 persen," ujarnya.

Sementara pengendara yang sudah disuruh untuk putar balik ada sekitar 150 orang karena tidak memakai masker.

Dia pun menjelaskan kegiatan personel di posko beragam, antara lain mengecek suhu tubuh pengendara yang datang dari arah Binjai menuju Kota Medan.

Jika suhu tubuh di atar 37,7 °C, maka pengendara akan disuruh putar balik.

Pengendara yang tidak menggunakan masker juga akan disuruh putar balik.

"Selain itu juga ada sanksi humanis. Seperti menjemur pengendara yang tidak taat protokol kesehatan di waktu - waktu tertentu. Dari jam 08.00-09.00 WIB," ujarnya.

Setelah memberikan sanksi tersebut, pihaknya juga mensosialisasikan pentingnya menaati protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 ini.

"Imbauan kepada masyarakat marilah kita bekerjasama untuk menurunkan angka penyebaran Covid-19. Karena kami tidak bisa bekerja sendiri. Kita harus peduli ketika taat protokol maka kita mengamankan orang lain dan diri kita sendiri," tutupnya.

(cr8/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved