Breaking News:

Angin Kencang di Danau Toba, BMKG: Waspada Gelombang dan Pohon Tumbang

BMKG Silangit menghimbau agar masyarakat sekitar Danau Toba waspada terhadap angin kencang yang mengakibatkan gelombang tinggi.

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/HO
Gelombang tinggi di kawasan Samosir diperkirakan bertahan selama tiga atau empat hari kedepan. 

TRIBUN-MEDAN.com, SAMOSIR - Badan Meteorologi Klimatologi (BMKG) Silangit menghimbau agar masyarakat sekitar Danau Toba waspada terhadap angin kencang yang mengakibatkan gelombang tinggi.

Forecaster BMKG Silangit Andreas Silitonga menjelaskan bahwa kenaikan gelombang Danau Toba  diperkirakan hingga empat hari ke depan.

"Kondisi ini diprakirakan akan terjadi pada tiga hingga empat hari ke depan. Mengingat kondisi musim sudah memasuki musim kemarau, maka potensi angin kencang akan lebih besar terjadi di kawasan Danau Toba," ujar Silitonga, Senin (19/7/2021).

Ia menjelaskan aliran angin kencang disebabkan ada tekanan rendah di wilayah bagian Timur Pulau Sumatera.

"Angin kencang yang terjadi di kawasan Pulau Samosir dipicu oleh pergerakan aliran angin yang cukup masif. Penyebab angin kencang ini adanya pusat tekanan rendah di wilayah bagian timur pulau Sumatera," lanjutnya.

Ia juga menjelaskan bahwa angin kencang tersebut terjadi di sebagian besar kawasan Danau Toba.

"Angin kencang ini terjadi hampir di sebagian besar wilayah kawasan Danau Toba," sambungnya.

"Dampak dari angin kencang ini adalah pohon-pohon Tumbang, kerusakan Infrastruktur, dan potensi gelombang tinggi di kawasan Danau Toba," pungkasnya.

Ia pun mengimbau agar masyarakat tetap waspada akan gelombang tinggi Danau Toba.

"Imbauan untuk masyarakat khusus para nelayan dan pengguna kapal kayu untuk waspada terhadap gelombang tinggi yang ditimbulkan oleh angin kencang ini," ungkapnya.

"Sedangkan untuk pengguna jalan tetap waspada terhadap pohon tumbang dan kerusakan infrastuktur akibat angin kencang yang terjadi," pungkasnya. (cr3/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved