Breaking News:

News Video

Klarifikasi Lengkap Yayasan Idrisiyyah Terkait Video Viral Warga Dilarang Masuk Masjid

Sekretaris Yayasan Idrisiyyah Sandra Yusuf memberikan klarifikasi terkait video viral warga dilarang masuk masjid.

Penulis: M.Andimaz Kahfi | Editor: M.Andimaz Kahfi
Istimewa
Masjid Al Fattah berada di dalam Yayasan Idrisiyyah terletak dipinggir jalan nasional dari Tasikmalaya menuju Bandung. 

Klarifikasi Lengkap Yayasan Idrisiyyah Terkait Video Viral Warga Dilarang Masuk Masjid

TRIBUN-MEDAN.COM - Sekretaris Yayasan Idrisiyyah Sandra Yusuf memberikan klarifikasi terkait video viral warga dilarang masuk masjid.

Yusuf mengatakan, setelah ada kebijakan dari pemerintah terkait PPKM Darurat, Yayasan Idrisiyyah di mana di dalam nya terdapat pesantren dan masjid, telah melakukan antisipasi penyebaran Covid-19 dan membatasi kegiatan di masjid.

"Masjid yang dimaksud adalah masjid Al Fattah yang terletak dilingkungan Pondok Pesantren Idrisiyyah. Kami ada 1500 lebih santri di dalam sini. Di mana kami baru saja menerima kurang lebih 500 santri yang baru," kata Yusuf via telepon seluler, Senin (19/7/2021).

Yusuf menuturkan, untuk masuk ke area pesantren termasuk masjid, harus dilakukan swab antigen.

Masjid Al Fattah berada di dalam Yayasan Idrisiyyah terletak dipinggir jalan nasional dari Tasikmalaya menuju Bandung.
Masjid Al Fattah berada di dalam Yayasan Idrisiyyah terletak dipinggir jalan nasional dari Tasikmalaya menuju Bandung. (Istimewa)

"Kami bukan melarang, kami hanya membatasi kegiatan dan saat PPKM darurat kegiatan di masjid hanya diikuti oleh santri dan tidak diperkenankan orang dari luar," ujarnya.

Kronologi Kejadian

Dijelaskan Yusuf, kronologi kejadian tepatnya pada Sabtu (10/7/2021).

Jadi ada rombongan tiga mobil masuk ke area masjid dan mau melaksanakan salat.

Kemudian tim di lapangan menyampaikan, bahwa pengelola masjid belum bisa menerima tamu dari luar. Hal itu diberitahukan Satpam secara baik-baik.

"Ketika itu, satu mobil dari rombongan sudah mundur. Entah kenapa tiba-tiba datanglah satu mobil lain dibelakang ingin masuk untuk bisa salat," sebut Yusuf.

"Kami akui ini masjid umum, sebelum pandemi kami menerima tamu dari umum. Tapi, dalam kondisi Pandemi dan saat ini diberlakukan PPKM darurat kami terpaksa harus membatasi. Karena di dalam ada 1500 lebih santri," bebernya.

Yusuf menambahkan, posisi Masjid Al Fattah berada dipinggir jalan nasional dari Tasikmalaya menuju Bandung, sehingga banyak warga yang ingin singgah untuk melaksanakan ibadah atau sekedar melepas lelah.

Masjid Al Fattah berada di dalam Yayasan Idrisiyyah terletak dipinggir jalan nasional dari Tasikmalaya menuju Bandung.
Masjid Al Fattah berada di dalam Yayasan Idrisiyyah terletak dipinggir jalan nasional dari Tasikmalaya menuju Bandung. (Istimewa)

"Alasan Yayasan Idrisiyyah memberlakukan pembatasan, demi mengamankan para santri agar tidak berinteraksi dengan orang dari luar. Maka dilakukan pembatasan orang dari luar untuk masuk area Masjid Al Fattah," pungkasnya.

(mak/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved