Breaking News:

News Video

Long March Jajakan Kopi, Pegiat Kopi Dikawal Petugas Berkendaraan Trail

Aksi long march menjajakan kopi oleh pegiat kopi dari Lapangan Merdeka menuju Kantor Wali Kota Medan terhenti di tengah Jalan, Senin (19/7/2021).

Penulis: Arjuna Bakkara | Editor: Ade Saputra

Long March Jajakan Kopi, Pegiat Kopi Dikawal Petugas Berkendaraan Trail

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Aksi long march menjajakan kopi oleh pegiat kopi dari Lapangan Merdeka menuju Kantor Wali Kota Medan terhenti di tengah Jalan, Senin (19/7/2021).

Para pegiat kopi tersebut dibuntuti langsung oleh aparat gabungan yang datang mengendarai sepeda motor trail.

Mereka diberhentikan oleh aparat dan diminta bubar.

Perdebatan pun sempat terjadi hingga alkhirnya polisi menuruti permintaan mereka untuk diantar ke Kantor Wali Kota Medan.

"Kami hanya menjalankan tugas sebenarnya," ujar seorang petugas.

"Kalau begitu, antar kami ke kantor wali kota pak," ujar Rasyid, seorang pelopor pegiat kopi.

Diwawancarai wartawan, Rasyid, menyampaikan, sejak PPKM Darurat telah kehilangan omset hingga 50 persen.

"Kami hanya mau jemput bola sebenanrya, jemput pelanggan. Tapi, tadi ujungnya, bapak polisi mau menjembatani kita dengan walikota,"ujar Rasyid.

Kemudian, mereka menuju Kantor Walikota Medan.

Namun tak beberapa lama di Kantor Walikota, para pegiat kopi bubar karena tak bertemu dengan walikota.

Sebelumnya, Para pegiat itu menjajakan dagangan kepada setiap pengendara yang melintas.

Mereka berjalan mengelilingi Lapangan Merdeka Medan dengan berbaris teratur. Kopi-kopi dalam botol mulai dijajakan.

(jun-tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved