Breaking News:

SEJUMLAH Desa Zona Merah di Deliserdang, Bupati Deliserdang Lakukan Gerak Cepat

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten-1) Citra Effendi Capah melepas tim Satgas Covid-19 untuk melaksanakan kegiatan penyemprotan

Editor: jefrisusetio
Istimewa
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Citra Effendi Capah melepas tim Satgas Covid-19 Deliserdang untuk melakukan penyemprotan. 

TRIBUN-MEDAN.COM, LUBUKPAKAM - Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten-1) Citra Effendi Capah melepas tim Satgas Covid-19 untuk melaksanakan kegiatan penyemprotan massal di empat kecamatan. 

Adapun empat kecamatan yakni Kecamatan Lubukpakam, Tanjungmorawa, Bangun Purba dan Namorambe. Acara perlepasan berlangsung di pelataran Kantor Bupati Deliserdang. 

Hadir Kepala BPBD Deli Serdang Drs. Zainal Abidin Hutagalung, Plt. Kasatpol PP Darwin Mahadi Sianipar, Kadis Kesehatan dr. Ade Budi Krista.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten-1), Citra Effendi Capah menyampaikan, pemerintah mengadakan penyemportan massal beberapa kecamatan. 

Saat ini, ada sejumlah desa yang masuk zona merah yakni Dusun Empat, Desa Perguroan Kecamatan Bangun Purba. 

"Kemarin sudah dilakukan tracing dengan melakukan SWAB sebanyak 39 orang warga, 15 orang dinyatakan Positif. Kemudian dilakukan SWAB kembali kepada 100 orang warga dan hasilnya akan kita ketahui secepatnya," ujar Citra Effendi Capah yang juga Sekretaris Satgas Covid-19 Kabupaten Deli Serdang.

Setelah ditetapkan PPKM Darurat di Kota Medan yang telah dilaksanakan pada 12 Juli 2021, dilakukan rapat bersama sembilan camat dan kepala OPD. 

Pembahasannya itu terkaitpaut Kabupaten Deliserdang untuk menyesuaikan dan antisipasi kebijakan PPKM Kota Medan. 

Hasil dari rapat itu, Kabupaten Deliserdang menetapkan kawasan PPKM Darurat terbatas di 682 dusun/lingkungan. Selanjutnya, ada 75 desa/kelurahan yang tersebar di 9 kecamatan seperti Tanjungmorawa, Sunggal, Percutseituan, Labuhan Deli, Hamparan Perak, Pancur Batu, Patumbak, Namorambe dan Delitua. 

"Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bupati Deli Serdang No. 440/2387, berlaku sampai dengan 20 Juli 2021. Mari patuhi protokol kesehatan pembatasan waktu operasional kegiatan pembatasan kapasitas dan aktivitas Sosial," ungkapnya. 

(*)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved