Breaking News:

Kapolda Sumut Perintahkan Bhabinkamtibmas Bantu Pembagian Daging Kurban Ke Warga

Kapolda Sumut tetap mengimbau masyarakat agar mematuhi aturan protokol kesehatan selama Perayaan Idul Adha 1442 H.

Penulis: Muhammad Fadli Taradifa | Editor: Royandi Hutasoit
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak menghadiri sebelum melakukan rapat evaluasi di Pos Satlantas Polrestabes Medan, Rabu (14/7/2021). Hari ketiga PPKM darurat di Medan, polisi siagakan 1658 personel untuk melakukan penjagaan. 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Situasi keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas) malam takbiran Idul Adha1442 H di Kota Medan, Sumatera Utara, berjalan cukup kondusif tanpa adanya gangguan.

Di Kota Medan sendiri, tidak ada ditemukan pawai obor maupun masyarakat yang merayakan takbiran di Jalanan.

Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak, mengatakan secara keseluruhan situasi perayaan takbiran malam Idul Adha 1442 H di Kota Medan, Sumatera Utara, cukup sepi dan tidak ada pawai takbiran keliling.

“Masyarakat cukup peduli menaati imbauan yang dikeluarkan pemerintah untuk tidak melaksanakan takbiran keliling. Karena kita tahu situasi masih diselimuti penyebaran Covid-19 dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kota Medan,” katanya, Selasa (20/7/2021).

Lebih lanjut dikatakan Kapolda, situasi kamtibmas tetap kondusif pada malam takbiran di Kota Medan, Sumatera Utara, tidak terlepas dari peran semua masyarakat dan pemuka agama, tokoh masyarakat.

"Karena semua elemen aktif menyampaikan imbauan agar kita patuh aturan pemerintah," bebernya.

Meskipun demikian, Kapolda Sumut tetap mengimbau masyarakat agar mematuhi aturan protokol kesehatan selama Perayaan Idul Adha 1442 H.

Menurutnya, pembatasan kegiatan masyarakat dengan salah satunya larangan takbiran keliling untuk memberikan edukasi kepada masyarakat dalam menekan angka penyebaran Covid-19.

“Menghadapi Idul Adha 1442 H di tengah pandemi Covid-19, kita harus menjaga dan menghindari terjadinya kerumunan yang dapat menyebabkan penyebaran Covid-19,” tutur Panca.

Irjen pol Panca Putra Simanjuntak mengatakan untuk pelaksanaan pemotongan hewan kurban cukup dihadiri panitia dan masyarakat yang berkurban. 

Kebijakan itu diterapkan agar tidak menimbulkan klaster baru pandemi Covid-19 pada Hari Raya Idul Adha 1442 H.

"Bhabinkamtibmas dan Babinsa akan diturunkan untuk membantu pendistribusian daging kurban. Sehingga tidak ada lagi orang yang antri untuk mendapatkan daging kurban. Kebijakan ini diambil untuk menjaga kesehatan masyarakat dalam menekan penyebaran Covid-19," katanya

Mantan Kapolda Sulut ini menerangakan bahwa warga Kota Medan selama seminggu ini telah mematuhi aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

"Dari hasil pemantauan saya di pos-pos penyekatan terlihat mobilisasi kegiatan pada pagi dan siang hari menurun drastis dan masyarakat telah mematuhi aturan PPKM Darurat selama satu minggu ini," pungkasnya.

(mft/TRIBUN-MEDAN.COM)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved