Breaking News:

Kasus Suap Wali Kota Tanjungbalai, Ajudan M Syahrial Akui Pernah Transfer Uang ke Seorang Perempuan

Furnomo Ratman yang merupakan ajudan Wali Kota Nonaktif Tanjungbalai Muhammad Syahrial, mengaku pernah mengirimkan uang.

Penulis: Gita Nadia Putri br Tarigan | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/GITA NADIA TARIGAN
Purnomo Ratman yang merupakan Ajudan Wali Kota nonaktif Tanjungbalai Muhammad Syahrial, saat memberikan keterangan di Pengadilan Tipikor Medan, Senin (19/7/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Furnomo Ratman yang merupakan ajudan Wali Kota Nonaktif Tanjungbalai Muhammad Syahrial, mengaku pernah mengirimkan uang untuk teman dari Stepanus Robinson Pattuju yang pernah menjadi penyidik KPK.

Saat menjadi saksi dalam sidang di Pengadilan Tipikor Medan, Purnomo membenarkan bahwa ia sempat beberapa kali disuruh oleh terdakwa Syahrial mengirimkan sejumlah uang ke rekening seorang wanita.

"Pernah Pak Wali menyuruh kirim uang  ke nomor rekening seseorang, kalau enggak salah perempuan. Persisnya saya sudah lupa," kata Furnomo menjawab pertanyaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK Budhi Sarumpaet, Senin (20/7/2021)

Karena terus-terusan mengaku tidak ingat, Jaksa kemudian membacakan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) saksi di kejaksaan, yang menyebutkan sempat disuruh terdakwa Syahrial mentransferkan uang puluhan juta kepada seorang wanita.

Baca juga: UANG Terima Kasih Takut Dicopot, Sekda Tanjungbalai Akui Setor Rp 100 Juta untuk Syahrial

"Di BAP saudara bilang, pada bulan Maret 2021 benar 'saya disuruh menyetorkan uang sebesar Rp 20 juta di BRI link. Awalnya, saya dipanggil Syahrial diberi uang dalam plastik hitam juga nomor rekening atas nama Riefka Amalia, kemudian saya disuruh setorkan uang tersebut'," ucap Jaksa.

Usai mendengar BAP tersebut, Furnomo tanpa panjang lebar langsung membenarkan. 

Meski demikian ia mengaku tidak mengetahui untuk apa uang tersebut ditransfer ke Riefka.

"Ya benar itu, Pak. Tapi enggak tahu untuk apa," katanya.

Belakangan, dalam dakwaan Jaksa menyebutkan bahwa Riefka Amalia merupakan saudara dari teman perempuan Penyidik KPK Stepanus Robinson.

Selain disuruh mentrasferkan uang tersebut, Furnomo juga mengaku pernah menerima uang Rp 50 juta dari Kadis PUPR Tanjungbalai Tety Juliany Siregar untuk diberikan ke Syahrial.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved