Breaking News:

PPKM Darurat Diperpanjang 25 Juli, Pemprov Sumut Segera Keluarkan Instruksi Gubernur

Presiden RI Joko Widodo telahmenetapkan perpanjangan pelaksanaan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Penulis: Mustaqim Indra Jaya | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Personel TNI-AD membantu mengatur lalu lintas saat dilakukannya pengalihan arus di Jalan Sudirman, Medan, Rabu (14/7/2021). Pengalihan arus sebanyak 10 titik jalan pusat kota dan 8 titik di perbatasan merupakan penerapan PPKM darurat, upaya meredam angka penularan Covid-19 di Kota Medan. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Presiden RI Joko Widodo telahmenetapkan perpanjangan pelaksanaan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa-Bali maupun sejumlah wilayah di luar Jawa-Bali hingga 25 Juli 2021 mendatang.

Pernyataan itu disampaikan Presiden Jokowi yang disiarkan langsung melalui kanal youtube Sekretariat Presiden, pada Selasa (20/7/2021) pukul 19.30 WIB.

Menindaklanjuti kebijakan tersebut, maka Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara akan segera mengeluarkan Instruksi Gubernur (Ingub).

"PPKM Darurat yang dilakukan di Jawa, Bali dan beberapa kota selama ini akan diperpanjang, dengan pertimbangan dan analisa kondisi terakhir. Tindak lanjut pelaksanaan di Sumut, khususnya di kota Medan, akan ditindaklanjuti dengan Ingub Sumut setelah terbitnya Inmendagri terbaru, yang disiapkan secepatnya," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut, Irman Oemar, Selasa malam.

Menurut Irman, Instruksi Gubernur yang nantinya dikeluarkan berkaitan dengan teknis penerapan PPKM bagi kepala daerah yang ada di kabupaten/kota.

Diketahui di Sumut, selain Kota Medan yang melaksanakan PPKM Darurat, daerah lainnya juga menerapkan PPKM Diperketat maupun PPKM Mikro.

"Tentunya dengan mempedomani Inmendagri yang juga akan terbit sebelumnya," ujar pria yang juga menjabat sebagai Koordinator Bidang Data dan Informasi Satgas Penanganan Covid-19 Sumut itu.

Sesuai arahan Jokowi, maka penerapan PPKM di Sumut harus mendapat dukungan dari seluruh pihak. Tujuannya agar penularan Covid-19 di Indonesia, khususnya Sumut dapat ditekan.

Gubernur Edy pun meminta masyarakat untuk tidak abai dan selalu disiplin dalam menerapkan prokol kesehatan 5M selama pandemi covid-19, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas diri.

"Gubernur juga meminta kepada kita semua untuk dapat mendukung kebijakan ini, serta mau bekerjasama dan bahu membahu membantu Pemerintah mengendalikan virus covid-19 ini, serta mengurangi tekanan terhadap pelayanan kesehatan di rumah sakit," ungkap Irman.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved