Breaking News:

Stok Tabung Oksigen di Medan Masih Aman, Berbanding Lurus dengan Tingkat BOR di Rumah Sakit

Masih aman stok oksigen kita, karena itu berbanding lurus dengan tingkat BOR kita. BOR juga masih terkendali.

Penulis: Rechtin Hani Ritonga | Editor: Truly Okto Hasudungan Purba
TRIBUN MEDAN/ FREDY
SEORANG pria sedang menunjukkan tabung oksigen berukuran 1 meter kubik di dalam toko tabung oksigen di Medan. Dalam sepekan terakhir permintaan oksigen isi ulang masih stabil antara 5-10 tabung perhari, Senin (19/7/2021). 

TRIBUn-MEDAN.com, MEDAN - Persediaan tabung oksugen di tengah masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Medan masih terkendali. Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Medan, Mardohar Tambunan.

"Masih aman stok oksigen kita, karena itu berbanding lurus dengan tingkat BOR kita. BOR juga masih terkendali," ujar Mardohar, Selasa (20/7/2021).

"Baik di RS maupun yang masih di toko ketersediannya sejauh ini masih aman. Karena sebenarnya tabung oksigen itukan tidak hanya untuk pasien Covid-19 ya," tambahnya.

Sebelumnya, Wali Kota Bobby Nasution menjelaskan bahwa kasus Covid-19 di Kota Medan masih cukup terkendali.

Di mana berdasarkan data, angka bed occupancy rate (BOR) Kota Medan terjadi peningkatan yakni berada di 63 Persen. Peningkatan ini tidak signifikan dibandingkan dengan minggu sebelumnya.

"Pemko Medan telah mendorong dari 41 rumah sakit rujukan untuk mengikuti aturan BOR yaitu harus di atas 30  persen dari jumlah tempat tidur," katanya.

Ia menuturkan, hingga saat ini, angka ketersediaan BOR di masing-masing rumah sakit masih 24-26  persen, artinya masih di bawah 30 persen. Kalau mengikuti aturan di rumah sakit, masih ada kapasitas.

Baca juga: Update Penanganan Covid-19, Stok Oksigen di Kota Medan Masih Tercukupi

Untuk itu, kita sudah terbitkan surat edaran agar rumah sakit, mengikuti aturan untuk menyediakan tempat tidur khusus pasien Covid-19 sebesar 30 persen.

"Sebab dari jumlah 8.000 tempat tidur di seluruh rumah sakit baru sekitar 2.000 tempat tidur yang khusus pasien Covid-19" terangnya.

Ia juga menjelaskan perkembangan kasus Covid-19 di Kota Medan, selain dari BOR juga dapat dilihat dari indikator lainnya, yakni Fatality rate dan recovery rate. Dimana recovery rate, satu Minggu terakhir, turun 2 persen.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved